Penerimaan CPNS di Jabar Dilaksanakan Serentak

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Pengumuman penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan dilakukan serentak oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) serta kabupaen/kota pada Jumat (12/11). Pengumuman tersebut akan diumumkan melalui media cetak dan internet. Sedangkan, untuk total formasi CPNS yang dibutuhkan di Provinsi Jawa Barat mencapai 4.800 orang.

Demikian yang dikemukakan oleh Ketua Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jabar, Achadiat Supratman, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kota Bandung, Selasa (9/11). Menurut dia, pendaftaran akan dilakukan secara tentatif berdasarkan cap pos terakhir per tanggal 12 November hingga 19 November 2010.

“Hasil rapat tentang kesamaan persepsi dalam rangka penjadwalan dengan 22 kabupaten/kota se-Jabar kemarin (Senin-red), sudah kita sepakati bahwa Jumat (12/11) sebagai pengumuman penerimaan CPNS. Sementara untuk pelaksanaan tes akademisnya akan dilakukan pada Minggu tanggal 5 Desember 2010,” kata Achadiat.

Dia menjelaskan, untuk pendaftaran di tingkat provinsi, pihaknya akan menggunakan media elektronik atau internet, sedangkan pada tingkat kabupaten/kota masih menggunakan sistem kode pos. Perbedaan sistem penerimaan tersebut, karena pihaknya yang berada di tingkat provinsi sudah mempersiapkan SDMnya dengan baik agar lebih siap dalam membangun akses penerimaan jalur CPNS melalui internet.

“Dengan menggunakan akses internet maka akan memudahkan dalam bekerja serta akurasi terhadap pendaftar sangat tinggi. Selain itu, pelayanan akan lebih baik apabila pendaftaran sudah dilakukan melalui internet,” tuturnya.

Sementara untuk soal yang akan diujiankan, kata dia, akan menggunakan standar nasional yakni tes kompentesi dasar (TKD) yang terdiri dari tiga item. Pertama, soal skala kematangan. Kedua, soal bakat skolastik. Dan yang ketiga soal pengetahuan umum. “Sama seperti tahun kemarin, soal yang harus dikerjakan para peserta mencapai 100 soal, dengan waktu pengerjaannya mencapai 120 menit,” katanya.

Dia mengungkapkan, dari total keseluruhan kebutuhan CPNS di Provinsi Jabar yang mencapai 4.800 orang, Kab. Bogor yang mengajukan kebutuhan paling banyak yakni mencapai 354 orang. Sementara yang paling sedikit mengajukan ialah Kota Sukabumi 153 orang.“Sementara kabupten/kota lain seperti Kab. Bekasi mencapai 257 orang, Kota Depok membutuhkan 256 orang, Kota Bandung mencapai 207 orang, Kab. Bandung sebanyak 223 kuota,” katanya. Dia menambahkan, untuk pengumuman hasil CPNS akan diumumkan pada tanggal 15 Desember 2010.

Apabila terjadi kecurangan pada saat proses seleksi dilaksanakan, menurut dia, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut. “Kalau ada kecurangan seperti ada calo, joki, lalu ada oknum yang menawarkan bahwa peserta bisa diterima jadi CPNS, laporkan saja ke Kantor BKD Provinsi Jabar, Kota Bandung, atau ajukan keluhan tersebut ke situs kami www.bkd.jabarprov.go.id,” katanya.
Menurut dia, selama ini kasus perjokian tidak pernah terjadi di Provinsi Jabar. “Tidak ada seperti itu, karena kita akan mengawasi secara ketat proses seleksi tersebut. Kalau ada, pasti akan dipidanakan,” ujarnya. (A-194/A-147)***

Baca Juga

Tokoh Adat Datangi Kejati, Minta Penangguhan Penahanan Ade

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak 14 elemen masyarakat dari lembaga masyarakat adat, paguron silat, komunitas adat, kabuyutan, petani dan yang lainnya mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (8/4/2015).

Besi Tanda GPSS Banyak yang Hilang

BANDUNG RAYA
TEMBOK bekas dudukan besi plang nama Gerakan Peduli Sampah Sabilulungan (GPSS) di salah satu tempat pembuangan sementara (TPS) di Jln. Terusan Kopo, Desa/Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (9/4/2015).

SOREANG, (PRLM).- Besi-besi yang bertuliskan Gerakan Peduli Sampah Sabilulungan (GPSS) yang berada di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) banyak hilang akibat dicuri tangan jahil.

Konferensi Asia Afrika 2015

Jembatan Asia Afrika Direnovasi

BANDUNG RAYA

Mobil Dinas

Bupati: Tak Ada Anggaran untuk Mobil Dinas Pejabat

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Pemerintah Kabupaten Bandung tahun ini memastikan tidak ada anggaran untuk pembelian mobil dinas bagi pejabat. Sejumlah mobil dinas yang masih dikuasai mantan pejabat pun akan ditarik.