Tugu Batas Cibingbin-Brebes Rp 1,2 Miliar

KUNINGAN, (PRLM).- Dua buah tugu batas kiri dan kanan yang memisahkan wilayah teritorial Cibingbin Kab.Kuningan Jawa Barat dengan daerah Pananggapan Kab.Brebes Jawa Tengah, kini tengah dibangun setinggi 12 meter dengan ornamen berlambang Kujang senilai Rp 1,2 miliar dari APBD Jawa Barat tahun 2010.

“Isu soal perbatasan saat ini dinilai sangat sensitif, karena hal tersebut sangat penting dalam upaya tertib administrasi. Kalau tidak sekarang ditertibkan, ke depannya bisa repot,” kata Bupati Kuningan H.Aang Hamid Suganda, kepada para wartawan ketika beserta Kepala Dinas Bina Marga Drs.Kukuh T.Malik, meninjau langsung pembangunan tugu batas di daerah Cibingbin yang berbatasan dengan Desa Pananggapan Kab.Brebes Jateng, Selasa (19/10).

Bupati Aang mengakui, pembangunan di wilayah perbatasan baik antar kabupaten dalam satu provinsi maupun lintas provinsi selama ini sering ketinggalan karena memang jauh dari kantor pusat pemerintahan. Akibatnya kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah apalagi dijadikan prioritas, padahal masyarakat dan wilayahnya merupakan bagian dari daerah yang juga perlu mendapat perhatian dalam pembangunan, akibatnya tingkat kesejahteraan masyarakat dilihat dari indeks pembangunan manusia (IPM) sangat rendah.

Masyarakat di wilayah perbatasan, biasanya saling berinteraksi dalam kehidupan sosial maupun ekonomi, tetapi fasilitas publik di wilayah tersebut selama ini masih kurang mendukung. Pembangunan di daerah perbatasan masih belum sinergi dan terkadang saling menunggu di antara kedua daerah, akibatnya pembangunan yang menyangkut kebutuhan publik menjadi terabaikan bahkan ditinggalkan.

Sementara itu, Kukuh T Malik, menjelaskan, pihaknya sangat bersyukur karena jalan raya dari Kuningan sampai Cibingbin sejauh 60 km sudah merupakan jalan provinsi sehingga sudah bisa dilalui kendaraan umum seperti bus. Sedangkan pembangunan dua buah tugu batas masing-masing ukuran 2,1 m x 3,5 m dengan tinggi 12 meter itu, seluruh biayanya dari APBD Jabar. Pada tugu tersebut, akan dihiasi batu alam berbentuk Kujang dan Tritangtu yang dilengkapi aksara Sunda. “Diharapkan akhir Desember bisa selesai,” katanya. (A-164/A-26).***

Baca Juga

Ramadan, Stok Darah di PMI Menipis

KARAWANG, (PR).- Perwakilan PMI Cabang Karawang, yaitu Hasan, mengatakan perolehan kantong darah pada bulan Ramadhan menurun hingga mencapai 50 persen.

Polisi Bekuk Spesialis Pencuri Motor Depan Masjid

KARAWANG,(PR).- Seorang pencuri sepeda motor dibekuk polisi sesaat setelah melakukan aksinya di depan Masjid Al Barkah di Dusun Krajan, Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jumat 27 Mei 2016.

Buruh Protes Pemecatan Karyawan PT Multimayaka

DEPOK, (PR).- Ratusan buruh yang tergabung dalam Forum Buruh Depok berunjukrasa di depan gudang PT Multimayaka. Mereka menolak keputusan pihak perusahaan yang memecat 24 buruh.