Kamis, 23 May, 2013

Jabar Peringkat Dua Kejurnas Pacuan Kuda

DOK
DOK
PARA atlet dan pelatih asal kontingen Jawa Barat berfoto bersama seusai penyematan medali pada seri kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda 2010 di Gelanggang Pacuan Kuda Kandih, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Sabtu (9/10). Jabar berhasil mengumpulkan total poin 86,5 poin sedangkan juara umum diraih oleh tuan rumah yang mengumpulkan 93 poin.*

BANDUNG, (PRLM).- Kontingen berkuda Jawa Barat meraih peringkat kedua pada seri kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda 2010 di Gelanggang Pacuan Kuda Kandih, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Sabtu (9/10). Jabar berhasil mengumpulkan total poin 86,5 poin sedangkan juara umum diraih oleh tuan rumah yang mengumpulkan 93 poin.

Sebelumnya pada seri pertama di Lapangan Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta pada Juli lalu. Jawa Barat meraih juara umum. Pada Kejurnas kali ini kontingen Jabar kurang tampil maksimal, sehingga dari sembilan kelas yang dipertandingkan yaitu kelas D 1.000 meter, E 1.200 meter, C 1.100 meter, B. 1.200 meter (sprint), A 1.300 meter, B 1.400 meter, C 1.600 meter, B. 1.800 meter, dan A 2.200 meter, Jabar hanya mengikuti tujuh kelas.

Dari tujuh kelas tersebut, Jabar hanya menjuarai tiga kelas yaitu kelas D-1000 M, C-1.600 M, dan B-1.850 M. di kelas D-1000 meter dan C 1.600 meter, Dadang Suhendar berhasil menjadi yang terbaik melalui kudanya yang bernama Putra Sadewo dan Gacho Prima. Sedangkan di kelas B-18.500 meter, E. Sonitan menjadi juara dengan kuda Bayu Amarta.

Pada kelas lainnya kontingen Jabar hanya menempati posisi kedua dan ketiga, salah satunya melalui kuda Messa yang ditunggangi oleh Dadang Suhendar asal Dago Stable dan kuda Brave Heart dari Aragon Stable yang ditunggangi oleh F. Nayoan.

Ketua Kontingen Jabar Karissa Saddak, Selasa (12/10) mengatakan, timnya sudah tampil maksimal namun faktor keberuntungan belum berpihak pada Kontingen Jawa Barat. Faktor yang menjadi hambatan lainnya adalah, kondisi lapangan yang kurang baik serta cuaca yang panas sehingga memengaruhi performa kuda asal Jabar.

Pengurus Daerah Pordasi Jabar, Absar Kartabrata, menuturkan, meski menjadi runner up pada Kejurnas kali ini, dia bersyukur karena Jabar bisa lebih baik dari pada tahun sebelumnya. Sebelumnya pada tahun lalu Jabar hanya menempati peringkat ketiga pada klasemen umum. “Kita sudah tampil maksimal dan bersyukur bahwa hasil Kejurnas tahun ini lebih baik dimana Jabar bisa menjuarai tiga kelas dan meraih posisi runner up,” katanya. (A-193/das)***

ALEK NAGARI PACUAN KUDA

Anonymous's picture

ALEK NAGARI PACUAN KUDA MINANG DERBY JAKARTA 2013 GELANGGANG PACU KUDA PULOMAS JAKARTA, 5 MEI 2013
By. Aguspen Adnan
“kalau ndak kito basamo mamajukan pacu kudo nagari kito, siapo pulo lai”, demikian ucap pak Syafzali Bk (Uda Caow) Senin (29 April 2013) saat melakukan persiapan akhir pacuan kuda Minang Derby ke 4 tahun 2013 di gelanggang Pulo Mas Jakarta Timur. Pacuan kuda Minang Derby merupakan bagian acara pacuan kuda dari kalender tetap pacuan kuda tahunan PP Pordasi, dimana Pengda Pordasi Sumbar sebagai Sponsor Utamanya. Kebanggaan yang tak terhingga masyarakat Sumbar dimana Pordasi Sumbar sebagai Tuan Rumah Pacuan Kuda Tingkat Nasional di Kota Jakarta. Pacuan kuda Minang Derby’13 bersamaan dengan Champion Triple Crown seri II dari 3 seri pemuncak Indonesia Derby’13 bulan Juli mendatang. Direncanakan pacu kuda Minang Derby’13 akan dibuka resmi Wakil Gubernur Sumatera Barat bapak H. Muslim Kasim jam 9.00 wib di gelanggang pacu kuda Pulo Mas Jakarta pada hari Minggu, 5 Mei 2013. Dari daftar tamu yang direalist datang diantaranya Menteri Dalam negeri Gumawan Fauzi dan Kepala Daerah Kabupaten dan Kota beserta tokoh Sumbar dan live TVRI. Top Horse Race Minang Derby’13 memperebutkan hadiah Rp.120 juta beserta piala tetap dan bergilir dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Hadiah dan piala 11 race lainnya memperebutkan hadiah dan piala tetap dari dan akan diserahkan langsung Kepala daerah Kabupaten dan Kota Payakumbuh-50 Kota, Agam-Bukittinggi, Tanah Datar-Padang Panjang, Sawahlunto, Solok & Kab. Solok, Dhamasraya dan piala Ketua Umum PP Pordasi. Total biaya penyelenggaraan Minang Derby’13 hampir mencapai Rp.800juta & 102 kuda peserta dari provinsi Maluku Utara, Sulut, Kalimantan Selatan, NTT, NTB, Jatim, Jateng, DIY, Jabar, DKI Jakarta, Riau, Sumut dan tuan rumah Sumbar sudah berdatangan dari tempat TC masing-masing di Pulo Mas Jakarta. Diantaranya Bogor, Suka Bumi, Lembang, Arcamanik, Sumedang, Bantul, Tegal Waton, Tretes, Tompaso, Pamulang, Kubu Gadang, Bukit Ambacang, Ampang Kualo, Kandih dan Pekan Baru. Kuda TC gelanggang Sumbar sudah On Fire di Pulo Mas, diantaranya Neimar dari Solok, Permata Sartika Batusangkar, Golden Red Bukittinggi, Nabil, Wizaan Sawahlunto, Sinar Taeh, Stoner, Kliwon Payakumbuh, ditambah Saabil Sawahlunto/Lembang, Mata Nagari, Raja Nagari, Suko Nagari Sukabumi dan Tahlia Princess, Happy Sangir, Rembulan Merapi, Mayang Merapi Pulo Mas/Bogor, total 14 ekor. Suatu kebanggaan dari catatan peserta Minang Derby’13 ada 12 ekor kuda hasil dari peternakan/darah keturunan Sumbar yang diandalan provinsi lain, diantaranya Menepede, Voodoo, Berbatov, Ratu Selatan Maluku Utara, Jatim dengan Berlian Minang, Valentino Rossi, Putri Panggung, Dewi Anugerah, Cahaya Lilin Sumbar, Soponyono & Kalsel dengan Binuang Muda dan Absolute Pikatan dari DIY. Champion Triple Crown seri 2 piala Minang Derby’13 menempuh jarah 1.600m, Sumbar mengandalkan kuda Neimar, Permata Sartika dan Saabil. Kuda Saabil milik Asrijal, SE (Sawahlunto Stable) adalah kuda juara champion Triple Crown seri 1 bulan Maret lalu berjarak 1.200m di Pulo Mas Jakarta. Jika seandainya kuda Saabil bisa menjuarai seri 2 jarak 1.600m ini, kuda Saabil tinggal mempertahankannya pada seri 3 Indonesia Derby’ 13 bulan Juli mendatang dengan jarak tempuh 2.000m di Pulo Mas Jakarta. Jika itu terjadi makin kembali Indonesia menorehkan sejarah emas kuda pacu tercepat dan terkuat dari Sumatera Barat. Dari catatan 35 tahun terakhir baru hanya 1 ekor kuda yang bisa menjuarai Champion Triple Crown Indonesia ini (jarak 1.200m, 1.600m dan 2.000m), yaitu kuda betina Manik Trisula tahun 2002 dari Sumbar milik Trisa Y. Febrius (Arca Stable - Penggelola ir. Febrius Abu Bakar). Prestasi kuda sumbar lainnya selama mengikuti Champion Tiple Crown ini baru bisa menjuarai 2 kelas berturut jarak 1.200m dan 1.600m dan gagal di 2.000m yaitu kuda betina Permata Asmara hasil ternak Payakumbuh tahun 2010 dan kuda Sutan Agogo hasil ternak Bukittinggi pemilik Kalimantan Selatan tahun 2011. Di akhir perjumpaan dengan pak Caow sebagai Wakil Ketua Pelaksana Pacuan Kuda Minang Derby’13 yang ke 4 berharap penuh kepada pemerintahan Gubernur provinsi Sumbar dan kepala-kepala daerah di Sumbar, mari kita dukung penuh dan kita kembang lestarikan kuda di Sumatera Barat program kerja Pordasi dan Pengda Pordasi Sumbar. “Caliaklah, urang kudo di Indonesia banyak nan ba kiblat ka tampek awak (Sumbar/Minangkabau) ma adu kudo dari jawa, mambali kudo katampek kito dibaoknyo sampai ka manado jo Sumbawa, harusnyo iko dicaliak perhatikan sebagai sumber daya daerah nan harusnyo dek kapalo daerah kito dikembangkan dan di tingkekkan jo penambahan pembuatan gelanggang pacu kudo baru standart nasional jo penambahan pejantan apak kudo di tiok daerah sentra kudo jo pelatihan peningkatan sumber daya groom, joki dan pelatih oleh koni Sumbar . Pacu kudo ndak bisa lupo urang do, inyo juo (Pemerintahan/Kepala Daerah/tokoh) nan kadisabuik urang elok dek generasi kito nantinyo”. Yoo,,, da Caoowww.. (Aguspen Adnan, Jakarta, 1 May 2013.)

Dukung terus prestasi ini

Anonymous's picture

Dukung terus prestasi ini dengan membuka lahan pacuan kuda guna melatih dan menghasilkan para atlit handal...msh bnyk lahan tidur yg tdk diberdyakan utuk olahraga kuda di jawa barat...bravo

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.