Kamis, 20 Jun, 2013

IPDN Jalin Kerjasama dengan TNI AD

MUHAMMAD FIKRY/"PRLM"
MUHAMMAD FIKRY/"PRLM"
MENTERI Dalam Negeri RI, Gamawan Fauzi melantik 1.498 Muda Praja Angkatan XXI Tahun Akademik 2010/2011 IPDN, di Kampus IPDN Jatinangor, Selasa (12/10).*

JATINANGOR, (PRLM).- Untuk penerapan disiplin para Praja, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) masih bekerjasama dengan TNI AD. Menteri Dalam Negeri RI, Gamawan Fauzi menuturkan, anggota TNI AD tersebut direkrut untuk melakukan pembinaan dan pendampingan.

”Pembinaan ini berbentuk baris berbaris, mental, dan juga disiplin para Praja, namun, pembinaannya masih dalam aturan dan ketentuan Kemmendagri,” ujar Gamawan, seusai melantik 1.498 Muda Praja Angkatan XXI Tahun Akademik 2010/2011 IPDN, di Kampus IPDN Jatinangor, Selasa (12/10).

Sementara itu, menurut Rektor IPDN, I Nyoman Sumaryadi perekrutan anggota TNI AD itu bukan untuk mengatasi persoalan kenakalan Praja IPDN. ”Kalau kenakalan sudah dibatasi oleh aturan yang ada. Tinggal membentuk kesadaran untuk tidak curi-curi kesempatan, dan melakukan tindakan arogan,” ujarnya.

Sebanyak 40 Anggota TNI tersebut, tambah Nyoman, disiapkan untuk mendampingi 160 Tenaga Pengasuh Praja untuk mengawasi 3.992 siswa yang ada di IPDN. ”Selain itu, mereka juga disiapkan untuk membantu pengamanan kampus bersama 330 Tenaga Pengamanan Dalam IPDN,” tuturnya.

Program yang telah berjalan selama tiga bulan hasil kerjasama dengan TNI AD tersebut, memberikan kewenangan tenaga pendamping pengasuh untuk menegur siswa IPDN. ”Mereka hanya memfasilitasi praja untuk semangat, olah raga pagi, bangun pagi, dan disiplin. Semua masih dalam ketentuan dan format IPDN,” ujar Nyoman, yang juga mendapatkan 1.629 pohon dari TNI AD untuk mendukung program penghijauan di kawasan Kampus IPDN. (A-196/das)***

gak mutu ah... masa

Anonymous's picture

gak mutu ah... masa penghijauan saja kerjasama. borosin uang negara. anak2 IPDN gak ngerti apa2 taunya dibiayai rakyat saja terus dapat kerja. lihat aja perilakunya sehari2 tidak ada humar relation dengan masyarakat sekitar. bubarin sajalah, biar persaingan mendapatkan pekerjaan di institusi pemerintahan baik. untuk memcetak calon pengelola pemerintahan gak perlu IPDN tapi manusia yang baik dan dibekali ilmu yang baik serta sistem yang baik,

kami butuh pemimpim yang

Anonymous's picture

kami butuh pemimpim yang mempunyai hati nurani, dan melalui IPDN ini lah kami yakin generasi pemimpin bangsa kita bisa lebih baik lagi, walaupun banyak pro kontra yang terjadi, tetaplah IPDN harus memberi konstribusi dan input yang posistif untuk masyarakat :)

Sebab sebab psikologis

Anonymous's picture

Sebab sebab psikologis "aroganisme" dikenal dengan nama "concupicentia dominande" khususnya nafsu kekuasaan, disamping jiwa dan raga yang mendorong manusia kearah " tindakan jelek" seperti menyiksa, membuat derita dll. Dokrin abad tengah ini telah lama ditinggalkan yaitu perjuangan kekuasaan (politik) dihubungkan dengan naluri manusia yang fundamental bersifat rakus. Dasar semua ini umumnya dibangun di lembaga-lembaga pendidikan yang menekankan temperamen militer (kedisiplinan fisik). Suatu reaksi yang sehat untuk melawan ekses ini adalah alasan idologis atau moral yang harus lebih ditekankan bukan aspek fisiknya semata, filosofi perang adalah dosa, membunuh juga dosa, menyiksa adalah dosa, sedangkan melindungi, mengayomi, membela yang lemah dll adalah pahala....itulah suatu pendapat pendekatan militer (TNI) bagi lembaga IPDN.

Kerja sama dengan TNI malah

Anonymous's picture

Kerja sama dengan TNI malah bakalan makin arogan soalnya TNI sendiri dilapangan masih arogan terhadap rakyatnya, merasa diri nya paling berani dan kuat.

kalau bisa kerjasama itu

Anonymous's picture

kalau bisa kerjasama itu diteruskan sampai para praja muda IPDN berubah 100% agar tdak ada lagi korban berjatuhan sia-sia yg terjadi di kampus IPDN sehingga kampus IPDN mencetak para praja muda yang handal

ya, kita husnudzon saja

Anonymous's picture

ya, kita husnudzon saja lah...mungkin dengan mendatangkan personil dari TNI ke IPDN, para calon pemimpin bangsa akan lebih berdisiplin lagi....

eh yg di atas ato yg ngasih

Anonymous's picture

eh yg di atas ato yg ngasih komen, nu baraleg atuh sia teh kalah huntu weh ucang angge...gerrrr parasea, teu era ari ilaiing.....

Klo mo jujur emang IPDN salah

Anonymous's picture

Klo mo jujur emang IPDN salah satu tempat penggodogan clon pimpinan daerah, masalahnya tanaman kita rasakan buahnya sesuai dengan benih dan cara pemeliharaannya.
Tadi pagi baru aja ndampingin salah satu keluarga peserta pengukuhan praja, Anda tahu apa yang terjadi...?
Kebetulan keluarga yang saya dampingi adalah dari salahsatu praja asal, dia murni tanpa mengeluarkan se-rupiah-pun. Tapi saat ngobrol dengan ortu salahsatu praja lain yg dr Sumatra (kebetulan dia pejabat d daerahnya) miris juga mendengarnya. Dia bilang saat akhir gak bisa diterima anaknya tapi dengan cara 'menembak' pejabat Kemendagri akhirnya diterima juga.
Akhirnya harus dimaklumi bahwa yang masuk IPDN adlah sosok pilihan, yakni Pilihan Intelektualnya or DUIT-nya.

Buat Aiai dan Daniel, Anda

Anonymous's picture

Buat Aiai dan Daniel, Anda alumni IPDN dan sekarang kata Anda Pemimpin ? tapi bicaranya tidak mencerminkan seorang Pemimpin tapi lebih mencerminkan seorang Preman, jangan-jangan Anda sekarang jadi Pejabat Preman ? malu dong akh masa iya seorang Pemimpin dan Alumni IPDN gaya bahasanya begitu, Anda harus sadar menerima gaji, honor dan fasilitas dari Negara yang nota bene uang dari Rakyat, masa begitu sih, bagaimana melayani Masyarakatnya kl. gaya bicaranya aja sudah begitu ??? dalam nerimo krtikan dari masyarakat itu harus legowo demi perbaikan dan harus asadar karena anda mau jadi PNS, Saya aja jadi Pengusaha sering dikritk Customer tidak alergi Ok ?

oi loe yg di atas, jgn sok

Anonymous's picture

oi loe yg di atas, jgn sok bicara perbandingan kualitas dlm pelayanan antara alimni ipdn dgn non alumni klo kgak ngarti. . .macam tau tauuu ja ko ni, omdo, tak sobek sobek mulutmu ntar

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR

<