Zamruddin Hasid Dilantik Jadi Rektor Unmul

SAMARINDA, (PRLM).- Mendiknas Mohammad Nuh melantik H. Zamruddin Hasid sebagai Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda masa bakti 2010-2014, bertempat di "Gelora 27 September" lingkungan Kampus Unmul Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (11/10).

Pelantikan ini sekaligus serah terima jabatan rektor dari Rektor Unmul sebelumnya H. Ach Ariffien Bratawinata kepada Zamruddin Hasid. Turut hadir Direjn Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) Djoko Santoso, Dirjen Pendidikan Nonformal dan Informal Kemdiknas Hamid Muhammad, dan ratusan undangan

Dalam amanatnya Mendiknas Mohammad Nuh mengharapkan, Universitas Mulawarman mengembangkan pusat-pusat kajian andalan guna memberikan sumbangsih yang lebih besar bagi pembangunan di Kalimantan Timur dan nasional secara umum.
Secara khusus, Unmul diharapkan menjadi pusat kajian hutan tropis lembab.

Acara pelantikan dan serah terima jabatan sempat mundur sekitar setengah jam dari jadwal sebelumnya pukul 9.00 WITA akibat adanya aksi demo puluhan mahasiswa. Mereka bergerak mulai pintu gerbang utama hingga kawasan gelora. Aparat kepolisian setempat terlihat melakukan penjagaan. Dalam tuntutannya mereka antara lain mendesak rektor baru segera melakukan reformasi birokrasi di Kampus Unmul untuk meningkatkan kinerja birokrasi. Juga, melibatkan mahasiswa dalam setiap pengambilan kebijakan di kampus. (A-94/A-147)***

Baca Juga

Bandung Barat Seleksi 132 Calon Kepala SD

NGAMPRAH, (PR).- Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat tengah menyeleksi 132 calon kepala sekolah dasar, untuk sekolah-sekolah yang belum memiliki pimpinan. Saat ini, ada 110 SD di KBB yang belum memiliki kepala sekolah.

Indonesia Dominasi Kompetisi Paduan Suara Anak Internasional

SETELAH viral di media sosial dengan video “Yamko Rambe Yamko” yang ditampilkan di Roma beberapa bulan lalu, The Resonanz Children’s Choir (TRCC) asal Jakarta kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. 

SMA, Usia Terbaik untuk Memberikan Gawai pada Anak

SOREANG,(PR).- Masyarakat khususnya orangtua sering salah kaprah dengan sudah memberikan gawai (gadget) sejak anak masih balita dengan alasan agar bermain dengan tenang dan tidak rewel.