Enam Kelurahan Kena Tol Bocimi

JAWA BARAT

BOGOR,(PRLM).- Sedikitnya enam kelurahan dari dua Kecamatan di Kota Bogor yang akan terkena pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocomi), yakni Kelurahan Muarasari, Sindangsari, Harjasari, Bojong Kerta, Kertamaya dan Rancamaya. Total luas tanah yang dipergunakan untuk tol tersebut mencapai 142,2 Ha sepanjang Bogor hingga Sukabumi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Pemerintah Daerah Bappeda) Kota Bogor Azrin Syamsudin, kemarin di Bogor mengatakan,pembebasan lahan milik warga untuk pembangunan tol Bocimi ditargetkan selesai akhir tahun 2010, sehingga pembangunannya bisa dimulai tahun 2011.

“Dalam tiga bulan harus sudah selesai. Sehingga pada tahun 2011 tol Bocimi bisa betul-betul dilaksanakan dengan baik,” ujar Azrin.

Tol Bocimi yang akan menghubungkan Bogor-Sukabumi sepanjang 53,6 kilometer ini sempat terhambat penyelesaian pembebasan tanahnya per 2009 lalu. Padahal Tol yang merupakan proyek dari Kementrian Pekerjaan Umum ini akan menggusur lahan pemukiman seluas 24,66 Ha, lahan pesawahan 42,99 Ha dan ladang 74,55 Ha.

Azrin menjelaskan bila masyarakat sudah sepakat dengan taksiran harga dari tim apraisal independent, maka dalam waktu tiga bulan semua permasalahan pembebasan lahan akan rampung. “Yang lama pada proses apraisal. Tetapi kalau warga sepakat, dalam satu bulan bisa selesai,” ujarnya.

Sementara, koordinator Lapangan Tim Pengadaan Tanah (TPT) dari Kementrian Pekerjaan Umum Dirjen Bina Marga Yanyan Yuhana mengakui bahwa sebelumnya memang terdapat persoalan pendanaan dari pihak kontraktor.

Namun, kini masalah pendanaan tersebut sudah diselesaikan.“Sekarang sudah ada uang-(nya). Kita sudah bisa melakukan pembayaran ganti rugi atau pelepasan hak. Kami hanya menunggu kelengkapan administrasi saja,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Bambang Gunawan menyatakan data-data administrasi sudah rampung. Bambang memperkirakan tahun ini semua sudah bisa diselesaikan. “Mudah-mudahan selesai tahun ini,” katanya.(A-134/A-26).***

Baca Juga

Sekretaris DPRD Kota Banjar Jadi Saksi Kasus Pemotongan Dana Bansos

JAWA BARAT

BANJAR, (PRLM).- Sekretaris DPRD Kota Banjar Ruswa, Selasa (4/8/2015) diminta keterangnnya sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial Tahun 2013-2014 oleh Kejaksaan Negeri Kota Banjar.

BLHD Tegur Pelaksana Pemasangan Pipa Gas

JAWA BARAT

PURWAKARTA, (PRLM).- Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Purwakarta akan mengirimkan surat teguran kepada pelaksana pemasangan pipa gas jalur Cipinang-Cilandak, Kecamatan Cibatu, Purwakarta yang belum mengantongi dokumen upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan (ukl/upl).

Petani Subang "Serbu" Pintu Pembagi Air Irigasi di Bugis Indramayu

JAWA BARAT
Petani Subang "Serbu" Pintu Pembagi Air Irigasi di Bugis Indramayu

SUBANG, (PRLM).-Perwakilan petani empat kecamatan di pantura Kabupaten Subang bersama Kades, Camat, dan Dinas Pertanian didukung Danramil "menyerbu" pintu pembagi air irigasi di Bugis Kabupaten Indramayu yang berbatasan dengan Kabupaten Subang, Kamis (6/8/2015).

Tidak Tertutup Kemungkinan Bukti Baru atas Tewasnya Asisten Presdir XL Axiata

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Khrisna Murti mengatakan bahwa karena kasus ini baru diungkap hanya 3 hari, tidak menutup kemungkinan ada bukti baru.