Mahasiswa Unibba Unjukrasa Tuntut Pergantian Rektor

SOREANG, (PRLM).- Tak puas dengan keberadaan rektor yang berpendidikan sarjana, puluhan mahasiswa Universitas Bale Bandung (Unibba) Baleendah menggelar unjukrasa di depan kantor Yayasan Bale Bandung (YBB), Senin (4/10). Mahasiswa menuntut agar pihak yayasan melakukan pergantian Rektor Unibba Ir. H. Arifin Zohar Budiman karena dinilai ijazah yang ditandatanganinya tak laku di pasaran.

Perwakilan mahasiswa diterima Ketua Dewan Pembina YBB, H. Lily Soemantri, didampingi Ketua YBB H. Bunyamin Dudih. Menurut H. Lily, unjukrasa para mahasiswa merupakan dinamika kampus apalagi setelah YBB mengeluarkan surat keputusan yang memberhentikan Arifin sebagai Rektor Unibba.

“Pihak YBB menilai selama dua tahun ini tidak ada perkembangan pembangunan fasilitas kampus. Pembangunan tersendat karena rektor sendiri tidak pernah hadir dalam rapat panitia anggaran,” katanya.

Selain itu, YBB mempertimbangkan status gelar akademik Arifin yang sarjana, padahal rektor minimal doktor. “Kalau dosen saja dituntut harus master (S-2) sehingga rektor idealnya S-3 bahkan guru besar atau profesor,” ucapnya.

Sedangkan ketika “PRLM” ingin menemui Arifin di ruang kerjanya, seorang staf rektorat Unibba mengatakan, Arifin sedang menerima tamu sehingga tak bisa diganggu. (A-71/das)***

Baca Juga

Redistribusi Guru Dimulai 2018

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan proses redistribusi jumlah guru akan dimulai pada awal tahun 2018.

SISWA kelas XII IPA mengikuti Ujian Sekolah, di SMAN 5 Bandung, Jln. Belitung, Kota Bandung, Senin (17/3/2014). Ujian yang berlangsung hingga Sabtu (22/3/2014) itu, diikuti sebanyak 387 siswa dengan rincian 321 siswa IPA dan 66 siswa dari bidang IPS.*

Nilai USBN dan UN Tak Dipakai untuk SNMPTN dan SBMPTN

JAKARTA, (PR).- Nilai hasil ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan ujian nasional (UN) tidak akan dipakai untuk penerimaan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) dan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM

Anak Muda, Jangan Golput!

BERGABUNG dengan partai politik adalah pilihan Kamal Nuryadin sejak Juni 2017.

Industri Didorong Dirikan Politeknik

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendorong pihak industri untuk mendirikan dan mengelola politeknik secara mandiri.