Headlines
Polres Sumedang Turunkan Pasukan Dalmas

Jalan Projek Waduk Jatigede Diportal Warga

NURYAMAN/"PRLM"
NURYAMAN/"PRLM"
WARGA yang berada di calon genangan Waduk Jatigede memportal jalan sehingga angkutan material tidak bisa masuk ke lokasi projek.*

SUMEDANG, (PRLM).- Jalan angkutan material projek pembangunan Waduk Jatigede penghubung antara lokasi bendungan dengan lokasi penggalian material di Gunung Julang diportal oleh masyarakat daerah calon genangan waduk tersebut di sekitar Desa Pajagan, Kec. Ciditu, Kab. Sumedang, sejak Kamis (30/9) pagi. Akibatnya, aktivitas angkutan material dari Gunung Julang di Desa dan Kec. Cisitu ke lokasi projek bendungan di Desa Cijeungjing, Kec. Jatigede, terpaksa dihentikan sementara.

Penutupan jalan projek tersebut dilakukan masyarakat untuk mendesak pemerintah agar segera menyelesaikan berbagai permasalahan di daerah calon genangan waduk tersebut. Seperti di antaranya, menyangkut pembebasan lahan dan bangunan, relokasi penduduk dan situs, serta masa depan warga asal daerah genangan.

Penutupan jalan projek di sekitar Desa Pajagan itu dilakukan masyarakat dengan sebatang bambu dipancang beberapa tiang setinggi sekitar 75 centi meter membentang menutup lebar jalan. Di balik portal tersebut, badan jalan itu dihadang tenda.
Tenda tersebut, menurut sejumlah perwakilan masyarakat daerah tersebut akan ditempati dan dijaga oleh masyarakat. Diperoleh keterangan, selain itu rencananya masyarakat daerah genangan Jatigede Kamis (30/9) pagia, juga akan menyertai penutupan jalan itu dengan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di sekitar portal tersebut.

Menyikapi rencana tersebut, Polres Sumedang juga sejak pagi telah menurunkan pasukan pengendali massa (dalmas) plus bantuan pasukan Brimob Polda Jabar. Namun, hingga Kamis siang sekitar pukul 10.30 WIB., di lokasi yang direncanakan untuk aksi unjuk rasa itu masih sepi dari kehadiran massa peserta aksi. Kecuali itu baru ada beberapa orang saja berteduh di bawah tenda.
Meskipun begitu, aparat keamanan dari Polres, dan anggota Koramil setempat, serta polisi pamong praja Kab. Sumedang, tetap masih berjaga-jaga di sekitar lokasi portal jalan tersebut. Terkait pemortalan jalan dan tuntuttan masyarakat itu sendiri, sejauh ini belum dilontarkan langsung oleh masyarakat dan belum mendapat tanggapan apapun dari sejumlah pihak terkait.(A-91/A-147)***