Dede Yusuf Usulkan Perubahan Radikal Seragam Pramuka

PURWAKARTA, (PRLM).- Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengusulkan kepada Kowarnas Pramuka agar dapat melakukan perubahan radikal seragam pramuka dengan mengedepankan konten kearifan lokal. Salah satu upaya untuk mempercepat penggunaan kearifan lokal pada seragam pramuka adalah dengan mengeluarkan surat keputusan (SK).

Demikian disampaikan Dede Yusuf yang juga selaku Ketua Kwarda Jabar saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Majelis Pembimbing dan Pengurus Kwatir Cabang Gerakan Pramuka Purwakarta 2010 2015, di Aula Wikara Setda Kabupaten Purwakarta, Selasa (28/9). Pihaknya sangat mendukung jika kearifan lokal dimasukkan dalam seragam pramuka di masa yang akan datang.

Dalam pelantikan Majelis Pembimbing dan Kwartir Cabang Pramuka Purwakarta, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meminta kepada para kepala sekola agar setiap hari Senin menggunakan seragam pramuka. Pasalnya, hal tersebut untuk mengembangkan kembali efektifitas gerakan pramuka di setiap sekolah Purwakarta.

Menurutnya, saat ini kepramukaan di Purwakarta sudah tidak lagi banyak dilirik oleh semua kalangan. “Bukan hanya anak sekolah dalam tingkat SD, siswa dari tingkat SMP dan SMA/SMK kini sudah kurang melihat kegiatan pramuka,” kata Dedi.

Ditambahkannya, keberadaan pramuka di Purwakarta ke depan harus mempunyai esensi dengan mengedepankan muatan lokal. Hal itu bertujuan agar pramuka lebih diminati lagi banyak kalangan. “Dengan memiliki metrologi, kita bangun kembali nilai Pramuka yang sudah hilang dengan cara pengembangannya yang lebih modern,” katanya.

Ia melanjutkan, selama ini banyak orang yang mempunyai gengsi cukup tinggi untuk gabung dengan pramuka. Maka dari itu, pihaknya berniat akan menciptakan inovasi baru dalam kegiatan ataupun penampilan dalam menggunakan seragam pramuka.

“Kebanyakan anak sekarang sudah banyak terpengaruh dengan trend warna, penampilan serta entertainer. Jadi untuk mengembangkan kembali Pramuka, kita upayakan agar keberadaan Pramuka sekarang terlihat modern,” ujarnya.

Bupati menambahkan, menggalakkan kembali kegiatan pramuka di setiap sekolah juga merupakan sebagai antisipasi terjadinya tawuran antar sekolah. “Jika semua siswa mengikuti kegiatan ini, maka tidak akan terjadi tawuran,” ucapnya. (A-86/das)***

Baca Juga

Bus Terguling, Satu Orang Tewas

GARUT, (PR).- Satu bus Gapuraning Rahayu dengan nomor polisi AA 1527 DD mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Limbangan, Jumat 1 Juli 2016 sekitar pukul 1.00. Dari 60 penumpang yang diangkut, salah seorang penumpang meninggal dunia.

Antrean Kendaraan di Tol Cipali Capai 9 Kilometer

SUBANG, (PR).- Arus lalu lintas kendaraan pemudik yang melalui jalan tol Cikopo - Palimanan (Cipali), di wilayah Kabupaten Subang terhambat di rest area KM 102, Sabtu 2 Juli 2016. Antrean kendaraan pun sangat panjang, pada pukul 06.00 WIB diperkirakan lebih dari 9 kilometer.

Arus Mudik di Pantura Kini Lebih Semarak

SUBANG, (PR).- Berbeda dengan tahun lalu, arus mudik di jalur Pantura (pantai utara) Pulau Jawa, kini mulai menggeliat lagi. Suasana jalan pantura Subang tiga hari terakhir pada musim mudik kali ini menjadi lebih semarak.

H-2 Lebaran, Arus Mudik di Bekasi Mulai Menurun

CIKARANG, (PR).- Memasuki hari kedua jelang Lebaran, arus mudik di jalur pantura Kabupaten Bekasi mulai menurun. Sejak mencapai puncaknya pada Sabtu-Minggu lalu, tidak terlihat lagi kepadatan pemudik yang didominasi pemotor.