Jenazah Alex Disalatkan di Rumah Duka Jln. Sumbersari

BANDUNG RAYA
KERABAT serta sahabat almarhum Alexander Supelli (54), sedang menyalatkan almarhum, di Rumah Duka, Jln. Sumbersari No. 10, Kota Bandung, Senin (27/9) pagi.*
MIRADIN SYAHBANA RIZKY/PRLM
KERABAT serta sahabat almarhum Alexander Supelli (54), sedang menyalatkan almarhum, di Rumah Duka, Jln. Sumbersari No. 10, Kota Bandung, Senin (27/9) pagi.*

BANDUNG, (PRLM).- Para sahabat dan kerabat keluarga almarhum Alexander Supelli (54), saat ini sedang melakukan salat jenazah di Rumah Duka, di Jalan Sumbersari Nomor 10, Kota Bandung, Senin (27/9) pagi. Jenazah Alex tiba di rumah duka pada pukul 8.20 WIB.

Almarhum rencananya akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Daerah Bojong, Majalaya, Kab. Bandung. Yang rencananya almarhum akan diberangkatkan dari rumah duka pada pukul 12.00 WIB. Almarhum meninggalkan istri dan dua putra serta seorang putri. (A-194/A-147)***

Baca Juga

Potensi ZIS Kab. Bandung Bisa Rp 30 Miliar/Bulan

BANDUNG RAYA

SOREANG,(PRLM).- Bupati Bandung Dadang M. Naser menyatakan apabila kaum Muslimin memiliki kesadaran dalam membayar zakat, infak, maupun sedekah (ZIS), maka dalam sebulan bisa berkumpul Rp 30 miliar sebulan. Hal itu apabila setiap Muslim memberikan ZIS-nya setiap bulan Rp 10.000,00.

HTI Jawa Barat Kunjungi Redaksi "PR"

BANDUNG RAYA
REDAKTUR Pelaksana Pikiran Rakyat ("PR") Bandung, Erwin Kustiman didampingi wartawan Eva Fahas menerima kunjungan DPD I Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat, rombongan dipimpin Siti Nafidah di ruang rapat kecil redaksi, Jalan Asia Afrika, Bandung, Sel

Diciduk Saat akan Transaksi Narkoba di Persimpangan Jalan

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Satuan Tugas Berantas Narkoba Polrestabes Bandung menangkap seorang kurir narkoba jenis sabu. Dari tangan tersangka, disita sabu sebanyak 3 gram yang sedianya akan diantarkan dikirimkan kepada pelanggan.

Potensi Gratifikasi di RS Saat Dokter Resepkan Obat

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Potensi gratifikasi di rumah sakit terjadi saat dokter meresepkan obat bagi pasien. Obat yang harus ditebus pasien berasal dari industri farmasi yang dianggap memberi keuntungan pribadi.