Penyandang Tuna Netra Itu Tewas Terinjak-injak
JAKARTA, (PRLM).- Pihak Istana Kepresidenan sedang menelusuri penyebab kematian Joni Malela (45 tahun), warga Cinangka, Kabupaten Bogor, yang meninggal karena terinjak-injak kerumunan masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/9) mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan kepolisian sektor (Polsek) setempat. "Saya sedang berkoordinasi, minta Polsek memastikan korban tewas itu." katanya. Presiden, tambahnya, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kejadian tersebut.
Joni Malela berusia 45 tahun menghembuskan nafas terakhir di mobil ambulance setelah lama terdorong-dorong di depan pintu pagar Gedung Sekretariat Negara, Jalan Majapahit. Menurut keterangan saksi mata, Joni sempat ingin mundur dari kerumunan namun tetap terdorong ke depan hingga akhirnya terinjak-injak.
Jenazah Joni, penyandang tuna netra warga Cinangka, Kabupaten Bogor, akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. (das)***
Turut berduka cita semoga
Turut berduka cita semoga iman dan amal baik alm diterima oleh Tuhan YME, dan semoga untuk yad tidak ada lagi open house, supaya tidak ada lagi hal2 spt ini, kalau mau bagi2 uang sebaiknya diam2 saja atau melalui instansi/badan terkait yang akuntabel karena mereka sudah pasti memiliki data2 orang yang berhak menerima dan akurat., atau kalau mau open house jangan dibarengi dengan bagi2 uang.
Kalo tidak mampu melaksanakan
Kalo tidak mampu melaksanakan open house, jang dilakukan. Pak Presiden! tuh lihat kerjaan bawahan langsung anda. Saya pikir, paduka yang mulya presiden mampu membina bawahannya hingga memiliki keterampilan dalam bekerja. Coba apa tanggung jawab Pak Presiden atas meninggalnya Saudaraku Joni Meliala. Tegakan hukum sebagaimana dikenakan kepada yang membagikan zakat di Jawa Timur dibui 2 tahun. Presiden sudah salah, terimalah hukuman sebagaimana orang tak berdaya untuk melawan hukum.
gimana mau memenej negara
gimana mau memenej negara dengan baik, klu memenej open hause aja ga bisa. pecat saja asisten2 istana yg numpang beken itu
Post new comment