Jumat, 10 Feb, 2012

Portal Lain Menu

Pengusaha Warteg Keluhkan Peminta Sumbangan

TEGAL,(PRLM).- Para pengusaha warung Tegal (Warteg) yang pulang ke kampung halaman di Desa Sidapurna, Kec. Dukuh Turi, Kab. Tegal, merasa resah dengan banyaknya peminta sumbangan. Dengan alasan untuk membangun masjid, madrasah, maupun pesantren para peminta sumbangan mendatangi rumah-rumah pengusaha Warteg.

"Dudu aku ora gelem nyumbang, tapi lamun sering teka ya dadi keder (bukan saya tak mau menyumbang, tapi kalau terlalu sering datang juga buat bingung, redy," kata Sugiyanto, pengusaha Warteg, di rumahnya RW 03, Jumat (10/9).

Para peminta sumbangan ada yang berjalan kaki, memakai sepeda, maupun berombongan memakai mobil. "Pengusaha Warteg akhirnya menutup pintu gerbang daripada para peminta sumbangan terus berdatangan. Tapi, serba salah juga karena lebaran pasti ada saudara atau tetangga yang ingin silaturahmi," ucap Sugiyanto, pmilik Warteg Purtip Jaya depan Stasiun Bekasi.

Para pengusaha Warteg, kata Sugiyanto, memiliki kepedulian tinggi sehingga bangunan madrasah maupun masjid di desanya berdiri megah. "Peminta sumbangan dari orang luar desa malah luar kota. Seharusnya mereka izin ke pengurus desa," ucapnya.(A-71/A-26).***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR