Empat TPU di Cirebon Sudah Dipadati Warga yang "Nyekar"
CIREBON, (PRLM).- Seusai melaksanakan salat Idulfitri dan bersilaturahmi ke tetangga, sejumlah umat Muslim Cirebon melakukan tradisi "nyekar" atau memanjatkan doa untuk keluarganya yang telah meninggal di sejumlah tempat pemakaman umum (TPU), Jumat (10/9). Empat TPU yang cukup besar, yakni TPU Jabangbayi, TPU Kemlaten, TPU Pronggol (semuanya di Kota Cirebon) dan TPU Kesinangan (Kab. Cirebon) sudah dipadati umat Muslim yang "nyekar", sejak pukul 8.00 WIB.
Tradisi "nyekar" tersebut menjadi masa panen para pedagang bunga selasih. Di lokasi pemakaman dan sepanjang jalan sebelum menuju TPU, para pedagang selasih musiman sudah menawarkan bunga selasih kepada pengunjung. Bunga selasih dijual mulai dari harga Rp 3.000,00 hingga Rp 10.000,00, tergantung dari sedikit dan banyaknya jumlah ikatan.
Atim pedagang bunga selasih di TPU Kesinangan mengatakan, dirinya dan anggota keluarganya sudah rutin menjual bunga selasih tiap musim nyekar Lebaran. Walau para pedagang bunga selasih di TPU Kesinangan makin banyak, namun penjualan tidak berkurang. "Tidak sampai sore hari, bunga selasih yang saya jual biasanya sudah habis. Anak dan istri saya juga ikut jualan. Kalau digabungkan, keuntungannya cukup lumayan," ungkapnya. (A-147)***
Post new comment