Penjual Cangkang Ketupat "Marema"

EKONOMI
PENJUAL cangkang ketupat di Pasar Soreang sedang melayani pembeli. Tiap cangkang dijual antara Rp 250,00 sampai Rp 300,00 atau ada keuntungan Rp 100,00 sampai Rp 150,00 tiap cangkangnya.*
SARNAPI/PRLM
PENJUAL cangkang ketupat di Pasar Soreang sedang melayani pembeli. Tiap cangkang dijual antara Rp 250,00 sampai Rp 300,00 atau ada keuntungan Rp 100,00 sampai Rp 150,00 tiap cangkangnya.*

SOREANG, (PRLM).- Penjual cangkang ketupat mengalami masa "marema" menjelang Lebaran. Bahkan, penjual kerupuk keliling maupun tukang bangunan beralih profesi sebagai penjual cangkang ketupat. "Baru hari ini saya jualan cangkang ketupat biasanya jualan krupuk gurilem," kata pedagang cangkang ketupat di Pasar Soreang, Rukmana, Selasa (7/9).

Rukmana membawa satu karung cangkang ketupat dari pembuatnya di Desa Cipatik, Cililin, Kab. Bandung Barat. "Tiap cangkang saya beli dari warga Rp 150,- lalu saya jual antara Rp 200,- sampai Rp 300,-/cangkang," katanya.

Sampai pukul 10.30 WIB Rukmana sudah habis lebih dari 100 cangkang dari yang dibawanya 650 buah. "Semoga dagangan ini habis buat beli baju Lebaran," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Boeing Hasilkan Jumlah Pesawat Terbanyak pada 2015

EKONOMI

NEW YORK, (PRLM).- Boeing mengamankan posisinya menjadi pembuat pesawat terbesar di dunia setelah memproduksi 762 pesawat tahun lalu.

Jumlah ini melebihi perkiraan Boeing sebelumnya bahwa mereka akan memproduksi antara 755 sampai 760 pesawat.

Pemberlakuan MEA, Produk Impor Membanjiri Indonesia

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).- Diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diprediksi akan membanjir produk-produk impor dari negara lain. Sementara di sisi lain, warga Indonesia yang menjadi konsumen kurang terlindungi.

Bank Artos Listing, Tetap Fokus Kredit UMKM

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) menegaskan, masih akan fokus pada kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sedangkan sisanya akan disalurkan ke kredit korporasi.

Harga Ikan di Palabuhanratu Naik

EKONOMI

SUKABUMI, (PRLM).- Seiring intensitas hujan meningkat, harga ikan laut di kios pedagang tradisional di Palabuhanratu mulai merangkak naik. Ikan layur dan tenggiri kini terjual di kisaran Rp. 80.000 hingga Rp. 90.000/kg.