Penjual Cangkang Ketupat "Marema"

PENJUAL cangkang ketupat di Pasar Soreang sedang melayani pembeli. Tiap cangkang dijual antara Rp 250,00 sampai Rp 300,00 atau ada keuntungan Rp 100,00 sampai Rp 150,00 tiap cangkangnya.*
SARNAPI/PRLM
PENJUAL cangkang ketupat di Pasar Soreang sedang melayani pembeli. Tiap cangkang dijual antara Rp 250,00 sampai Rp 300,00 atau ada keuntungan Rp 100,00 sampai Rp 150,00 tiap cangkangnya.*

SOREANG, (PRLM).- Penjual cangkang ketupat mengalami masa "marema" menjelang Lebaran. Bahkan, penjual kerupuk keliling maupun tukang bangunan beralih profesi sebagai penjual cangkang ketupat. "Baru hari ini saya jualan cangkang ketupat biasanya jualan krupuk gurilem," kata pedagang cangkang ketupat di Pasar Soreang, Rukmana, Selasa (7/9).

Rukmana membawa satu karung cangkang ketupat dari pembuatnya di Desa Cipatik, Cililin, Kab. Bandung Barat. "Tiap cangkang saya beli dari warga Rp 150,- lalu saya jual antara Rp 200,- sampai Rp 300,-/cangkang," katanya.

Sampai pukul 10.30 WIB Rukmana sudah habis lebih dari 100 cangkang dari yang dibawanya 650 buah. "Semoga dagangan ini habis buat beli baju Lebaran," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Pertamina Harus Lebih Banyak Kelola Blok Migas

JAKARTA, (PR).- PT Pemerintah (Persero) harus menempatkan peran dan posisi Pertamina sesuai hpakekat dan tujuan pembentukannya dengan mengelola blok migas secara mandiri di tanah air.

Cash in Transit Semakin Aman

JAKARTA, (PR).- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berupaya memaksimalkan kenyamanan dan keamanan pelayanannya kepada masyarakat yang membutuhkan transaksi perbankan.

Fadli Zon : Subsidi Dicabut, Daya Beli Masyarakat Turun

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai berbagai kenaikan tarif pengurusan berkas kendaraan bermotor yang mencapai ratusan persen dan pencabutan subsidi listrik bagi 18,7 juta pelanggan rumah tangga golongan 900 VA akan menjadi tambahan beban masyarakat di awal tahun 2017.