Longsor dan Banjir Ancam Pemudik di Jalur Selatan
PURWOKERTO,(PRLM).- Longsor dan banjir mengancam jalur mudik di jalur selatan antara perbatasan Jawa Tengah dan Jawa barat sejak dari Cilacap - Yogyakarta. Serta jalur penghubung utama pemudik antara pantura ke jalur tengah, persisnya jalur antara Tegal - Purwokerto-- Yogyakarta.
Hujan diatas normal hingga akhir September bakal akan terjadi di wilayah Jateng selatan. Sejumlah alat berat disiagakan di sejumlah titik rawan banjir dan longsor.
Hujan deras yang terjadi pada Minggu (5/9) petang mengakibatkan longsor dan banjir yang menggenang di sejumlah ruas jalan. Longsor terjadi pada bahu jalan di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Banyumas sepanjang 200 meter akan menggganggu pemudik yang melintas dari Pantura menuju jalur tengah dan selatan yakni, antara Tegal - Purwokerto dan sebaliknya.
Kepala Balai Pelaksana Teknis Dinas Bina Marga Provinsi Jateng wilayah Cilacap Priyono menyatakan karena jalan nasional penghubung Tegal-Purwokerto tersebut merupakan salah satu jalur utama mudik, maka penanganan dilakukan secara darurat.
"Pembuatan tanggul darurat itu untuk penanganan sementara sebab arus lalu lintas dari Jakarta sudah memenuhi jalur utama mudik. Supaya longsor tidak semakin melebar," jelasnya Senin (6/9).(A-99/kur)***
Post new comment