Jumat, 10 Feb, 2012

Portal Lain Menu

Wartawan Depok Protes Kepada NFC

DEPOK, (PRLM).- Sebanyak 35 pekerja media Kota Depok yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Depok melakukan protes keras terhadap penggunaan logo Pokja Wartawan dalam kegiatan mudik gratis yang dilakukan salah satu kandidat peserta pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Depok yakni Nur Mahmudi Ismail. Apalagi penggunaan logo itu pun tanpa seizin pengurus Pokja.

"Kami protes keras perlakuan Nur Mahmudi Fans Club (NFC). Mereka tidak meminta izin penggunaan logo pokja. Kita tidak ingin pokja digiring dalam aktivitas politik. Tindakan tersebut tak wajar dan patut mendapatkan penjelasan," terang Sekretaris Pokja Wartawan Depok, Suwandi Sikun, Senin (6/9).

Penggunaan logo Pokja tersebut, sambung Suwandi, terpasang pada sejumlah atribut Mudik Bareng Bersama Nur Mahmudi. Setidaknya aksi pencurian logo yang dilakukan pantia itu terlihat pada spanduk dan baliho. Logo tersebut dipasang bersama sejumlah logo sponsor lainnya. Padahal pengurus Pokja Wartawan Depok tidak pernah mendapatkan permohonan pemasangan logo itu. "Yang kami sesalkan adalah tindakan pemasangan logo tanpa izin. Itu sama saja merusak citra netralitas wartawan," katanya.

Lebih parah lagi, Suwandi menegaskan, logo Pokja Wartawan Depok itu dipasang dalam kegiatan yang digagas pendukung Nur Mahmudi Ismail. Sedangkan nama Nur Mahmudi Ismail masuk sebagai calon Wali Kota Depok di pilkada. Menurutnya, tindakan tak bermartabat yang dilakukan panitia harus mendapat peringatan keras.

Termasuk pula para calon wali kota yang memiliki massa pendukung perlu diperingatkan. Karena tindakan itu merupakan satu kesatuan. "Panitia memang salah. Tapi calon wali kotanya juga tak bisa diam diri. Harusnya dia memastikan semua sponsor yang dilibatkan sudah mendapatkan persetujuan," terangnya.

Suwandi memasitkan aksi penggunaan logo Pokja Wartawan tanpa seizin pengurus merupakan pelanggaran hukum. Tindakan itu bisa disebut sebagai pemalsuan logo dan pencatutan. Apalagi logo Pokja Wartawan Depok itu dibuat berdasarkan tata tertib organisasi. "Kita tidak ingin ini berdampak pada upaya pencitraan Pokja mendukung kandidat peserta pilkada," ujarnya.

Ketua Nurmahmudi Fans Club (NFC), Fauzan saat dihubungi mengakui adanya sedikit kesalahan itu. Namun berkelit bahwa sebelumnya ia telah menghubungi Ketua Pokja melalui telefon. "Hanya saja tidak dijawab. Saya telefon saat mendekati Magrib," ujarnya.

Fauzan pun menjelaskan semua atribut Mudik Bareng Nur Mahmudi sudah siap naik cetak. Sehingga sulit untuk dilakukan penundaan. Logo Pokja Wartawan Depok pun masuk dalam bagian dari sponsor acara tersebut. Saat diminta pertanggung jawabannya, Fauzan tak bisa berkata banyak. Dia hanya memastikan bakal segera menyelesaikan persolan ini. (A-163/A-147)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR