Yudi Latief, "Mental Pejabat Kita Seperti Mental Kerajaan, tak Mengindahkan Batas Teritorial"
JAKARTA, (PRLM).- Kewibawaan nasional Indonesia sedang diuji, dan hal itu tergantung pada sikap kepemimpinan bangsa Indonesia sendiri. Hal itu dikemukakan pengamat politik Yudi Latief dalam Dialog Aktivis Muda Indonesia di Hotel Nikko Jakarta, Minggu (5/9).
"Tapi sayangnya, mental pejabat kita seperti mental kerajaan yang tidak mengindahkan batas teritorial. Padahal Indonesia sebagai negara bangsa justru penting untuk menjaga batas teritorialnya. Jadi harus ada perubahan paradigma," kata Yudi.
Yudi menilai selama ini nasionalisme Indonesia terekspresi negatif, tapi justru hal yang dibutuhkan adalah nasionalisme positif, yaitu menjaga dan merawat Kedaulatan Indonesia. "Rendahnya kewibawaan RI dengan menyebut TKI kita Indon, itu menunjukkan lemahnya kewibawaan pemimpin kita," kata Yudi.
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, masalah perbatasan antara RI dengan Malaysia masih menyisakan sepuluh segmen lagi. Ia pun mengakui bahwa perundingan perbatasan akan memakan banyak waktu yang panjang. Sehinga ada banyak pelanggaran perbatasan yang solusinya bermacam-macam. Namun dalam mempertahankan dan menjaga kedaulatan, itu sudah punya aturannya.
"Jadi kita lihat ekskalasinya terhadap negara. Pembangunan kekuatan pertahanan, tapi bukan serta merta kejadiaannya kecil saja kita langsung perang. Ada langkah yang perlu kita lihat dulu terhadap bangsa dan negara," kata Purnomo. (A-130/das)***
Bener skali, mereka mentalnya
Bener skali, mereka mentalnya kayak Yang Dipertuan Agung Raja Diraja, maunya dilayani, padahal seharusnya melayani, kacaw bleh!
jelas begitu, karena memang
jelas begitu, karena memang mereka turun temurun berasal dari keluarga keraton majapahit. ya kelakuannya sama saja.
betul betul betul.....
betul betul betul.....
Post new comment