Herman Sutrisno, "Golkar Banjar Jangan Terpengaruh Konflik di DPD Jabar"
BANJAR, (PRLM).- Seluruh kader Partai Golkar (PG) Banjar diharapkan jangan terpengaruh oleh konflik yang terjadi antara pengurus DPD PG Jabar dan DPP PG. Seluruh kader PG di Banjar lebih baik fokus terhadap persoalan yang harus dihadapi, yakni pemenangan Pemilu Kepala Daerah dan Pemilu Legislatif.
Hal itu disampaikan Ketua DPD PG Banjar Dr. dr Herman Sutrisno MM, saat berbicara pada acara Silaturahmi Pengurus DPD PG Banjar dengan seluruh kadernya di Kantor DPD PG, Banjar, Minggu (5/9).
Menurut Herman, dirinya memang pernah bersuara keras di koran terhadap persoalan di DPD Jabar (pemberhentian Yance sebagai Ketua DPD Jabar-red) karena saya sebagai Dewan Pertimbangan DPD PG Jabar. "Namun sudahlah, yang penting sekarang, bagaimana PG Banjar lebih baik dari sekarang. Kita jangan terpengaruh oleh persoalan tersebut," kata Herman.
Sebelumnya, Herman pernah menghimbau agar DPP PG dan DPD PG Jabar duduk satu meja untuk membicarakan persoalan yang muncul. Hal itu dimaksudkan agar terjadi harmonisasi di tubuh Partai Golkar.
Dalam penjelasannya, Herman mengatakan bahwa DPD PG Banjar sudah selesai melakukan konsolidasi dengan membentuk Pengurus Desa dan Pengurus Kecamatan. Konsolidasi itu diharapkan bisa meningkatkan harmonisasi di tubuh PG Banjar, termasuk mengeliminir terjadinya konflik di PG Banjar.
"Dulu saya mendengar bahwa jika PG dipimpin saya, tidak akan ada masalah di partai. Ternyata masih ada. Itu harus segera diakhiri. Kita harus fokus kepada pemenangan Pemilu Kepala Daerah dan Pemilu Legislatif," ujarnya.
Herman yang juga Walikota Banjar itu mengatakan, PG Banjar harus benar-benar terasa keberadaannya oleh seluruh masyarakat di Banjar. Karena itu, seluruh kader PG Banjar harus bahu-membahu untuk berkiprah dalam pembangunan. Program DPD PG Banjar pun, kata dia, harus diselaraskan dengan kemajuan pembangunan di Banjar. (A-112/das)***
Leres, Kang Dokter!Tapi Akang
Leres, Kang Dokter!Tapi Akang mah PDIP sanes?
Post new comment