Jumat, 10 Feb, 2012

Portal Lain Menu

Empat Tewas Mencari Cincin Kawin di Dasar Sumur

BANYUMAS, (PRLM).- Empat orang warga Desa Suro Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas Jawa Tengah tewas didasar sumur, saat mencari cincin kawin tunangan milik Samini (19) yang jatuh ke sumur yang ada di belakang rumah Sapan, Kepala Dusun Gabahan desa setempat.

Empat korban yang tewas adalah Trisno (45) warga setempat ayah Samini, calon menantunya Khidir alias Dodo (20) asal Tambaksogra. Banyumas. Tarjo (45) warga Desa Desa Suro dan Suwito (27) Desa setempat. Diduga mereka tewas akibat karena mengirup gas CO2 yang berasal dari asap mesin penyedot air. Mesin tersebut dipakai untuk menyedot air sumur yang memiliki kedalaman 15 menit

Perisitiwa tersebut berawal saat pemilik cincin Samini pada Sabtu (4/9) sedang mandi dan mencuci di sumur umum belakang rumah Kadus, cincin tunangannya jatuh dan masuk ke dasar sumur. Dia lalu melaporkan hilangnya cincin ke Trisno dan Dodo tunangannya.

Secara kebetulan salah seorang warga setempat Dasem berencana untuk menguras sumur dengan menggunakan alat penyedot air. Pada Minggu pagi pukul 08.00 dan pekerjaan itu diselesaikan pukul 11.00. Salah seorang saksi Jiwan (19), operator mesin diesel penyedot air menuturkan, rencananya setelah menguras sumur milik Dasem, mesinnya akan dibawa ke sumur umum untuk mencari cincin tunangan milik samini.

Jiwan akan dibantu empat orang yakni para korban. Setelah satu jam air disedot dasar sumur mulai nampak kemudian Trisno turun ke bawah sumur, setelah dipanggil tidak ada jawaban sama sekali. Karena khawatir , Dodo menyusul turun ke dalam sumur tapi nasibnya sama Dodo dan Trisno seolah hilang ditelan bumi. Tarjo orang ketiga yang kemuidan memutuskan untuk menyusul Dodo dan Trisno ke bawah sumur. Tapi dia juga seolah hilang meski demikian hal itu tidak membuat Suwito curiga bahwa tiga orang rekannya sedang mengalami masalah di dasar sumur.

Dua warga lainnya Kartono (25) dan Kaswin (27) sempat mau turun karena mendengar ada suara seperti orang ngorok di dasar sumur. ''Saya mau ikut masuk menolong tetapi ada yang mengingatkan bahaya sehingga saya tak jadi turun,'' tutur Kartono. Ditunggu hingga pukul 13.00 empat orang yang ada didalam sumur membuat Jiwan mulai curiga. Dia. Segera lapor ke Polsek Kalibagor.

Kapolsek Kalibagor AKP Susanto mengatakan pihaknya meminta bantuan agar Polres Banyumas mengirim Tim SAR dari nit Bantuan Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Kwarcab Banyumas, Tim SAR Brimob Kombi BS Banyumas dan Tim Tagana Dinsosnakertrans Banyumas.

Tim SAR gabungan berhasil mengangkat Trisno dalam kondisi tidak bernyawa kemudian menyususl tiga korban lain Tarjo, Suwito dan terakhir Dodo dalam kondisi tewas. Susanto mengatakan keempat korban itu diduga tewas karena menghirup asap diesel. "Para korban masuk ke dasar sumur dan mengirup asap diesel," katanya. (A-99/das)***

innalillahi...kasihan

Anonymous's picture

innalillahi...kasihan mereka... tp Allah memang sdh menentukan takdir mereka, hanya sampai disitu kesempatan mereka hdp di dunia. kalau Allah sdh berkehendak mengambilnya maka siapa yg bisa menawar kehendak Allah. mdh2n keluarga yg ditinggal diberi ketabahan menghadapi musibah ini..

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR