Jumat, 10 Feb, 2012

Portal Lain Menu

Pemilukada Kab. Bandung

Elsid Sayangkan Real Count KPUD

SOREANG, (PRLM).- Lingkar Studi Demokrasi (Elsid) meminta KPUD Kab. Bandung untuk bersikap netral dan menegakkan aturan main dalam Pemilukada Kab. Bandung. "Isu-isu kecurangan yang disampaikan oleh sejumlah tim, jangan sampai mempengaruhi kinerja KPU," tegas Ketua Elsid Dedi Barnadi, Selasa (31/8).

Ia menyayangkan sikap KPU yang mempublikasikan hasil real quick count kepada publik, sementara pada saat bersamaan, perhitungan secara manual baru sampai tahap kecamatan.

"Quick count itu pasti memiliki margin of error. Pada angka yang sangat kritis, bisa menimbulkan permasalahan. Jika pada hasil quick count, misalnya, pasangan nomor 7 tak mencapai 30%, lalu pada perhitungan manual lebih dari 30%, maka akan timbul dampak psikologis. Mungkin KPU juga mesti bertanggung jawab atas anarkisme massa jika ada yang tak puas atas hasil pemilukada," tutur Dedi.

Ia merasa ada kejanggalan dalam keputusan KPU untuk membuat quick count. "KPU dari dulu 'mengharamkan' quick count, dan selalu menggunakan cara manual, menunggu hasil yang masuk melalui rapat pleno desa dan kecamatan. Pola itu yang sebenarnya mesti dilakukan. Jangan KPU seolah-olah mengambil alih peran lembaga survei," ucapnya. (A-175/das)***

bukan di sayangkan tapi

Anonymous's picture

bukan di sayangkan tapi perbuatan yang melanggar. kpu bukan ranah/ garapannya utk melakukan Quik Count. itu ada ranahnya. Apabila suatu pekerjaan bukan di kerjakan oleh ahinya maka tunggulah kehancuran. gitu kan.

sebelum dilakukan Pilkada,

Anonymous's picture

sebelum dilakukan Pilkada, memang No 7 byk melakukan kampanye tekanan kpd tingkat desa, kecamatan, dan di bantu sama Mitohana...!, semua itu sudah ketahuan atuh Bupati skrg mengarahkan pada Nomor 7... , supaya doktrin KKN masih berlanjut terusssssssssssss....!

indikasi 'main mata' antara

Anonymous's picture

indikasi 'main mata' antara kpu,panwaslu dan incumbent sangat terang benderang.usut ah kepolisian kepada pihak yang berlaku curang dalam negara ini mohon ditegakkan dengan transparan dan seadil2nya..

Kenapa musti menghubung

Anonymous's picture

Kenapa musti menghubung hubungkan no 7 dengan kekusutan TI KPU, yang ngaco itu oknumnya KPU, Kepada Panwas usut permasalahan TI KPU biar jelas semuanya.
kepada masyarakat jangan dulu berprasangka buruk, dinegara hukum, jika ada masalah selesaikan secara hukum.

jelas-jelas ini menandakan

Anonymous's picture

jelas-jelas ini menandakan adanya "main mata" antara pasangan yang diuntungkan dengan KPU,parahhh pisann...

Iyya karunya no 7 kumaha nya

Anonymous's picture

Iyya karunya no 7 kumaha nya nasib na engke di akhirat??? Tobat Tobat Tobat

karunya no 7

Anonymous's picture

karunya no 7

Nu goreng mah nu sieun diajak

Anonymous's picture

Nu goreng mah nu sieun diajak kana bebeneran, soalna geus mangpuluh-puluh tahun ti jaman jadi penguasa tunggal di Orba, kangeunahan ngabobodo rahayat. Ayeuna geus tereh sakarat, saeutik deui!!!

nak muslim tong mancing

Anonymous's picture

nak muslim tong mancing masalah wae, maklum saja kalo yang kalah selalu cari masalah, apalagi kekalahan kedua. yang menang walaupun tidak berbuat apa2 juga dihubung-hubungkan.biarin aja masyarakat yg menilai bagaimana hancurnya calon pamimpin anu ambisius.

kenapa kesian nomor 7...

Anonymous's picture

kenapa kesian nomor 7... calon itu kan diuntungkan...
yang kesian itu sebenarnya yang dirugikan. semua kandidat kecuali nomor 7 semua dirugakan akibat kecurangan KPU. miris

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR