KPU Akui Tingkat Partisipasi Pemilih Rendah
SOREANG, (PRLM).- Target tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kab. Bandung tidak memenuhi target yang dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Bandung.
Ketua KPU Kab. Bandung Osin Permana yang ditemui di sela-sela perhitungan suara manual di PPK Kec. Banjaran, Selasa (31/8) sore mengatakan, dari target 70% partisipasi pemilih, yang tercapai hanya sekitar 65%.
“Target partisipasi pemilih memang tidak tercapai. Akan tetapi itu bukan sepenuhnya merupakan salah KPU, karena banyak faktor eksternal yang mempengaruhinya,” ujar Osin.
Faktor tersebut, lanjut dia, misalnya seperti bagaimana kandidat melakukan pendekatan kepada masyarakat, dan semacamnya. Dia membantah, hal itu disebabkan oleh minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh KPU.
"Sosialisasi sudah dilakukan dengan maksimal, jadi tidak benar kalau faktor lemahnya sosialisasi disebut sebagai penyebab tidak tercapainya angka partisipasi pemilih di Kab. Bandung,” katanya. (A-175/das)***
Perasaan kecewa, sakit hati
Perasaan kecewa, sakit hati dan kebencian terhadap kepemimpinan sebelumnya yang telah menahan/memakan Uang/ Dana Aliran untuk korban bencana GEMPA Pangalengan 2009 dan setelah lebih dari satu tahun janji yang telah di berikan tidak juga direalisasikan, anehnya DPRDpun yang sudah seharusnya menjadi dewan perwakilan rakyat yang terpilih oleh rakyat tidak bisa / tidak mau melakukan apapun demi kami. Lalu apakah kita harus terus menerus mau menjadi alat bagi orang-orang yang hanya mementingkan kepentingan/ambisi pribadi/golongan?.
Geus nyaho nu marilih th
Geus nyaho nu marilih th areuweh(emung nolok,jenuh,t dibere kasempatan nyolok,aya nu nitah memang ulah nyoloh)
Saruana KPU,PANWAS t baroga cedo malahan kandidat2 nu arek nyosialisasikeun ku Gamar oge di Ulah2.
Bukan persoalan kenal ato ga
Bukan persoalan kenal ato ga kenal. Bukan soal kurang ato lebih pendekatan. Bukan soal bosan ato ga bosan. Bukan karena berubah ato ga berubah. Tapi kalo menang yang dipilih sudah pasti akan mendapat penghasilan yang lebih, gaji, honor, koropsi, dll. Sedangkan yang memilih dapet apa?. Ayo jawab.
Kemungkinan masyarakat kurang
Kemungkinan masyarakat kurang berminat mengikuti jalanya pilkada kab Bandung dikarenakan ada beberapa faktor diantaranya calon peserta kurang dikenal oleh masyarakat itu sendiri dikarenakan kurangnya pendekatan,masyarakat udah mulai bosan karena tidak adanya perubahan yang mencolok didaerahnya atas kinerja pemerintah sehingga lebih baik cari kesibukannya dr pada datang ke TPS.
Post new comment