Ridho Bersaing Ketat dengan Dadang, Ada Kemungkinan Dua Putaran
SOREANG, (PRLM).-Pasangan Ridho-Darus mengklaim memperoleh 25,14 persen diikuti pasangan Dadang Naser-Deden Rumahi 24,26 persen. Ridho-Darus memperkirakan Pemilukada berlangsung dua putaran. "Hasil tersebut merupakan quick count yang kami lakukan sampai pukuk 16.00 WIB," kata ketua Pemenangan Pemilukada Ridho-Darus. H. Arifin Sobari, di sekretariat PKS Kab. Bandung, Minggu (29/8).
Menurut Arifin, quick count itu dari 31 kecamatan di Kab. Bandung. "Dengan kemungkinan besar Pemilukada berlangsung dua putaran sehingga Ridho-Darus sudah siap menghadapinya. Hanya, kami menyoroti adanya tekanan dan ketidaknetralan birokrasi," ucapnya.
Sedangkan Ridho mengajak cabup/cawabup yang kemungkinan tak lolos tahap dua untuk bergabung dalam pasangan Ridho-Darus. "Kami sudah menbangun komunikasi dengan pasangan-pasangan lainnya agar membuat perubahan besar di Kab. Bandung," ucapnya.
Ridho menyayangkan tingkat partisipasi yang sekitar 50-60 persen lebih rendah dibandingkan dengan pemilihan presiden. "Sosialisasi Pemilukada kurang gencar sehingga tingkat partisipasi tidak terlalu tinggi," katanya.
Mengenai adanya aparat birokrasi yang melakukan tekanan kepada warga. Arifin mengatakan, sudah mengantongi nama-namanya. "Saat hari tenang bahkan malam menjelang pemungutan suara mereka tetap beroperasi dengan mendatangi warga. Kalau di daerah pinggiran akan berdampak efektif karena warga takut dengan aparat," ujarnya.(A-71/A-122)***
Tidak ada orang paling
Tidak ada orang paling bersih...
hanya Tuhan yang paling bersih....
pasti ada kesalahan....
jangan saling menghujat,menghina....siapapun kalo dihina pasti akan tersinggung..
hormatilah sesama....kalo memang melihat terjadi kecurangan, kesalahan,tinggal laporkan saja karena ada lembaga yang akan menyelesaikannya..
hidup dadang nasher............
hidup ridho................
yang akan menang cuma satu..!!!
jadi yang nanti kalah harus menerimanya tidak perlu cari cari kesalahan....
Semua orang berhak untuk
Semua orang berhak untuk berkomentar seperti menjelek-jelekan Pak Obar dan Kang Dadang Naser. Sekarang bagian saya berkomentar....Ridho Bangsat, Dadang Rusdiana Bajingan.....Bagaimana ada yang tersinggung.... Pasti ! makanya kalo berkomentar pake otak, pake hati......camkan itu !!!!!
Sombong, arogan, dan serakah
Sombong, arogan, dan serakah itu sudah bisa dipastikan ada di partai kokojo di jaman orde baru. OS jeung DN itu kader partai curang. Kemenangannya dipastikan hasil suap, hasil maling sora, hasil intimidasi, dan hasil ngancam. Lihat saja ormas yang geraknya dalam kampanye, semuanya preman. OS jadi bupati 10 tahun, apa hasilnya?. Bagaimana kabarnya Jalak harupat?. Takut terbongkar setelah kadaluarsa jadi bupati?. Ajukan dong DN.
napa se....d indonesia ini
napa se....d indonesia ini stiap org yg mencalon kan dri tk jd pejabat pemerintah...tdk siap nerima kekalahan ny.? wajar lah klo yg sudah menang tdk mau dua putaran.....sm aj spt mnang lotre...ap ad org yg sdh mng trs d kocok lg...krn yg lain ny mrs kl mrk bs menang.......ak kra yg blm trplh...y trma aj dgn lapang dada......
Emang iya, birokrat gak
Emang iya, birokrat gak netral. Berpihak kpd pasangan Dadang-Deden. Nahaa???? pedah Dadang minantu Obar??
Hey Kab. Bandung lain kerajaan.
Naha birokrat bet sieun ku Obar??
Sieun mah ku Allah.
Hirup lain saukur di dunia, montong sieun teu boga jabatan.
Mari kita do'akan Obar agar bertobat dan tidak arogan seperti sekarang.
GUBERNUR JABAR ti PKS-
GUBERNUR JABAR ti PKS- PUPUJIEUN!!
CALON BUPATI BANDUNG PKS- SARAKAH!! Eleh di cimahi maju di kabupaten, eleh di kabupaten dek kamana deui!! PUPUJIEN!! Aing mah teu percaya siah!!
@doni: anda mengomentari
@doni: anda mengomentari jangan asal ngucap coy... , memang anda udh bekerja dan berkarya untuk bangsa apa yg anda berikan...? , utk jadi ketua RT aja anda pasti borokokok...?
amiiinnn................
amiiinnn................ jauhkanlah diri kita dari berburuk sangka dan menghujat. siapapun yang jadi pemimpin di kabupaten bandung mari kita doakan supaya menjadi pemimpin yang Amanah, jujur dan tidak hanya mementingkan satu golomgan saja. amin ya Allah Ya Rabb.
Rakyat mah milih nu kaharti,
Rakyat mah milih nu kaharti, lain nu ngarti.
weleh....weleh,meunggeus tong
weleh....weleh,meunggeus tong parasea. Rek saha nu meunang atawa nu medok TEU NGARUH. anu salah mah bet milih SBY anu memble.
Post new comment