Batal Ambil Alih 4848, Blue Bird Ajukan Panambahan Armada
BANDUNG, (PRLM).- Blue Bird Group batal mengambil alih (take over) 220 unit taksi dari 4848. Karena itu, manajemen Blue Bird Group lantas mengajukan permohonan penambahan ijin untuk taksi baru kepada Wali Kota Bandung. General Manager Blue Bird Group Pool Bandung Sudaryono menyebutkan perusahaannya mengalami kekurangan armada.
Dari tiga ribu permintaan melalui line telepon, baru dua ribu diantaranya yang bisa dipenuhi. “Bahkan, kami juga sulit memenuhi permintaan dari hotel atau mall karena armada yang terbatas ini,” ujarnya saat ditemui di Sasana Budaya Ganesha, Sabtu (28/8). Saat ini, Blue Bird Pool Bandung baru memiliki 200 armada dari idealnya 500 armada.
Dan dari kuota taksi Kota Bandung sekitar 2.000 armada, masih tersisa 387 armada yang belum terisi. “Kemarin kami mengajukan permohonan penambahan sejumlah kuota yang masih kosong, semoga bisa terkabul,” ujar Sudaryono.
Dilain pihak, ia menilai persaingan taksi di Kota Bandung semakin ketat. Terlihat dari munculnya pemain baru seperti Taksi Cipaganti dan Rinarini.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Prijo Soebandiono mengungkapkan telah mengeluarkan ijin bagi penambahan taksi baru untuk beberapa perusahaan taksi. Menurutnya, selama masih ada kuota yang belum terisi, ijin taksi yang sudah tidak beroperasi bisa diambil alih. “Nantinya akan dibuat pengaturan untuk operasional taksi untuk meminimalisir persaingan yang tidak sehat,” katanya. (A-176/A-122)***
Waduh...makin padet aja kota
Waduh...makin padet aja kota Bandung,sudah mobil pribadi ,taxi ,angkot, apalagi sepeda motor kaya capung,,harus gimana lagi ya...??
aaahhhh si bapa mah teu
aaahhhh si bapa mah teu mikir lah atuh mereun beuki macet we pa bdg teh..
Berlakukan Saja Pembatasan
Berlakukan Saja Pembatasan minimal Penumpang mobil Pribadi (3 in 1) Di bandung. Kalo Gitu, Bisa memangkas antrean kendaraan di jam sibuk. kalo penambahan armada taksi sih ga salah, tapi mayoritas warga bandung menggunakan angkot. jadi Taksi ngga begitu ramai penumpang di bandingkan angkot. Kalo bis kota yang udah lapuk mah, itu memang wajib di buang karna mengganggu pengendara yang lain kerena asap knalpot nya (Pengalaman Pribadi Pengendara Motor). Kalo Mini market memang udah terlalu rame di bandung sampe ada yang bersebrangan atau berjajar sampe 3 minimarket itu namanya boros tempat.
BANDUNG MAKIN MACET, makin
BANDUNG MAKIN MACET, makin panas... Knp ga kereta aja sih dioptimalkan. Tambah gerbong bikin gerbong wanita, bikin gerbong patas.... Bis kota betulin.... Udah penuh nih sama mobil pribadi, angkot, plus motor pula.... TROTOAR DIBETULIN! JGN BUAT PARKIR! BUAT DAGANG.. TAata kota perbaiki Yakin lah... org mau jalan kaki, naik bis, naik kereta... Bandung ga panas, kembali sejuk..... BUKAN NAMBAH ARMADA TAKSI.. Gitu aja susah, ygga mau diatur suruh pulang kampung halamannya....
Warga Bandung hrs mau Ajukan
Warga Bandung hrs mau Ajukan ramai2 ke pemda bandung bangun Infrasturkture dulu yg penting baru stlh itu Mau tambah armada taksilah.... Bangun kereta API listrik spt di Las Vegas ( diatas jalan layang) mengurangi arus trafik dini,double decker Bus buat tourist ( bus dua tingkat).
Elegan dikit lah... Ga usah
Elegan dikit lah... Ga usah keroyokan gini... Senengannya koq gini sih
untuk pak wali kota bandung
untuk pak wali kota bandung jangan asal mengeluarkan ijin trayek aja .contohnya seperti mini market .kasian masyarakat kecil usahanya udah tergerus ama mini market yang makin meluas ampe penjuru desa
kota bandung sudah padat
kota bandung sudah padat jalan masih seperti itu juga apalagi kalau di tambah armada taksi yang baru gimana jadinya. heurin ku tangtung teh bener sekarang mah bandung mohon di pikirkan jangan hanya mikir keuntungan sepihak tapi harus di cari jalan keluarnya dari kepadatan lalu lintas di kota bandung
Setuju bandung perlu ditambah
Setuju bandung perlu ditambah armada taxi nya , taxi yang sudah tua sebaiknya diremajakan dibuat peraturan yang membatasi usia kndaraan taxi , kalau sekarang biar taxi sudah butut masih banyak bergentayangan memalukan martabat urang bandung .
PERMAJAAN GA SAMA DG
PERMAJAAN GA SAMA DG PENAMBAHAN PAK.... Pintervdikit ah....
Post new comment