Jasad Tiga Korban Diautopsi di RS Hasan Sadikin
BANDUNG, (PRLM).- Jasad tiga korban perampokan di toko besi Jln. Gandawijaya No. 149 Kota Cimahi, saat ini masih berada di kamar mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Ketiganya masih menjalani autopsi di RS Hasan Sadikin setelah mendapat persetujuan dari anak korban, Toni Unang (29).
Ketiga korban yang menjalani autopsi adalah Karnadi Unang (59), Ny. Ham Ay Keng (55), dan Rudi Unang (27). Karnadi dan Ny. Ham Ay Keng adalah orangtua Toni dan Rudi.
Sementara itu, anak korban, Toni Unang, enggan memberi komentar kepada wartawan terkait kasus perampokan dan pembunuhan tersebut. "Nanti saja. Mohon maaf," katanya.
Toni yang memakai kaos hitam dan celana pendek merah, terlihat sibuk sembari menelefon ke sanak saudaranya. Matanya sembap. Pada saat kejadian, Toni tidak berada di tempat kejadian karena sudah memiliki rumah di Jln. Gatot Subroto, Kota Cimahi.
Seperti dalam pemberitaan sebelumnya, sebuah toko besi di Jln. Gandawijaya No. 149 Kota Cimahi, dirampok. Dalam peristiwa itu, perampok menghabisi nyawa tiga penghuni di dalamnya yaitu Karnadi Unang, Ny. Ham Ay Keng, dan Rudi Unang. Perampok juga menggasak 2 unit handphone dan 1 laptop.
Ketiga korban sempat dibawa ke RS Kawaluyaan Jln. Parahyangan, Kota Baru Parahyangan. Para korban mengalami luka hantaman benda tumpul dan tusukan benda tajam. Jasad ketiganya kemudian dibawa ke kamar mayat RS HS pada pukul 3.30 WIB. (A-128/A-147)***
Crazy.. cuma demi handphone
Crazy.. cuma demi handphone ama laptop yg harganya ga seberapa tega2nya bunuh orang.. ckckck
Manusia yg lbh sempurna di banding Makhluk ALLAH SWT yg lain ini emang terkadang lbh sadis dr binatang saking ga dipake otaknya
untuk masyarakat mari kita
untuk masyarakat mari kita bekerja sama.lebih baik kita hakimi rame-rame kalau ada yang melakukan kriminal,kita bakar saja rame-rame.biar yang lain pada kapok.
UPAMI MISKIN MAH ULAH PALAY
UPAMI MISKIN MAH ULAH PALAY KULAWARGAAN, JADINA NGARAMPOK.
harus diganjar huhuman berat
harus diganjar huhuman berat jangan sampai polisi memanfaatkan ini untuk mengambil keuntungan dengan mengubah BAP menjadi ringan dengan imbalan sejumlah uang
saya miris denger banyak
saya miris denger banyak informasi kriminal di wilayah bandung dan sekitarnya. tolong kepada POLRI khususnya jajaran Polda Jabar hingga Polrestabes kota bandung dapat memberi perhatian serius dan pencegahan dini untuk meminimalisir banyaknya aksi kriminal yang semakin meningkat!!
maksud teh si bangsatna nu
maksud teh si bangsatna nu dijieun sate !!!
kieun sate jelemana keur
kieun sate jelemana keur lebaran, trus bikeun ka keluargana sina didahar
perampok2 itu seharusnya
perampok2 itu seharusnya dihukum mati
dihukum mati bersama keluarga nya juga.. karena keluarganya juga pasti turut andil membuat dia bisa sampai berbuat demikian.
Gilaaaaaa !! ginih yah
Gilaaaaaa !! ginih yah kelakuan org2 indonesia di bulan puasa???
trs, lebaran maap2an?? memangnya dosanya keapus??? ga guna luuu !!! harus dihukum mati tuh org ky gt ! trs dihukum matinya sama ky yg dia lakuin !!!!
dasar fan kui fan kui ga punya otak !!
turut berduka cita yang
turut berduka cita yang sebesar2nya atas kepergian dari keluarga unang karnadi. untuk para polisi tolong bertindak adil saja, kalo bisa hukum mati aja, pak.. bui juga penuh.. gak ada gunanya orang kaya gitu idup jg... kasian orang2 yang masih mau idup... daripada mereka bebas n tar ngebunuh lagi.. kerjaan lagi, pak...
Post new comment