Penyertaan Modal ke Koperasi Belum Terealisasi

EKONOMI

SOREANG,(PRLM).- Penyertaan modal APBD Kab. Bandung sebesar Rp 1,028 miliar kepada usaha kecil dan koperasi selama tiga tahun terakhir belum terealisasi. Padahal, dengan adanya penyertaan modal akan lebih memperkuat ekonomi masyarakat sekaliugus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Hal itu terungkap dalam rapat kerja antara Komisi B DPRD Kab. Bandung, Kamia (19/8), yang dipimpin Ketua Komisi B, H. Saiful Bahri. "Penyertaanm modal terhambat dengan masalah administrasi terutama perubahan Perda No. 25/2007 menjadi Perda No. 3/2009 lalu diubah lagi menjadi Perda No. 4/20010," kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Dinkoperindag) Kab. Bandung. H. Bambang Budiraharjo.

Pada tahun 2010 ini Dinkoperindag Kab. Bandung berupaya kembali menggulirkan kembali modal bergulir tersebut setelah untuk ketiga kalinya dimasukkan dalam APBD. "Rencananya untuk tahun ini terdapat 24 koperasi dan 70 unit usaha kecil yang akan menerima penyertaan modal. Saat ini sudah diverifikasi 13 koperasi dan 14 usaha kecil yang akan mendapatkan penyertaan modal," katanya.(A-71/A-120)***

Baca Juga

Perluas Program Pemagangan, Pemerintah Harus Gandeng Perusahaan

EKONOMI

NGAMPRAH, (PRLM).- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat diminta mengintensifkan kemitraan dengan para pelaku industri supaya program pemagangan bisa semakin masif. Pasalnya, pemagangan dianggap efektif dalam menyerap tenaga kerja.

Pengusaha Selangor Kunjungi Kab. Bandung

EKONOMI

SOREANG,(PRLM).- Para pedagang dan pengusaha Melayu Selangor, Malaysia, mengunjungi Kab. Bandung untuk menjalin kerja sama perdagangan. Kunjungan diterima Bupati Bandung Dadang M. Naser di Gedong Budaya Soreang, Sabtu (25/4).

Pengusaha Sarung Majalaya Keluhkan Lesunya Pasar

EKONOMI

SOREANG,(PRLM).- Para pengusaha sarung di Kec. Majalaya mengeluhkan penurunan pasar sarung sehingga stok sarung menumpuk di gudang-gudang.

Buruh Harus Bekerja Profesional

EKONOMI

TASIKMALAYA, (PRLM).- Menanggapi aspirasi yang disampaikan perwakilan buruh dan pekerja yang tergabung dalam Forum Komunikasi Buruh dan Pekerja Tasikmalaya.