Sempat Ceramah di Dua Masjid Agung

BANJAR, (PRLM).- Sebelum ditangkap Tim Mabes Polri, Baasyir sejak Sabtu (7/8) hingga Minggu malam (8/8) melakukan serangkaian ceramah di Kota Banjar dan Tasikmalaya. Sabtu (7/8) sore sekira pukul 16.30 ia diketahui berada di rumah H. Darma, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Banjar. Sekira empat jam kemudian, yakni sejak pukul 20.00 hingga 22.00 WIB ia melakukan ceramah di Masjid Agung Banjar.

Beres ceramah di Masjid Agung Banjar, Baasyir menuju Pontren Nurussalam, Cikoneng milik Ustad Abdul Hadi. Abdul Hadi diketahui masih berkerabat dengan istri Ba’asyir Umi Aisyah dan sahabat Abdullah Sungkar.

Minggu keesokan harinya, Baasyir sekira kupul 14.00 WIB diketahui berada di rumah H. Obay, di Jalan RE Martadinata, Tasikmalaya. Ia berada di rumah tersebut hanya untuk istirahat sebelum melakukan ceramah di Masjid Agung Tasikmalaya sekira pukul 20.00 WIB hingga 22. 00 WIB.

Usai ceramah di Tasikmalaya, ia kembali ke Pontren Nurusalam, Cikoneng, Ciamis dan sampai sekira pukul 23.00 WIB. Di pesantren tersebut, selain menghadiri pengajian dan ceramah, Ba’asyir dan rombongan ikut istirahat sebelum meneruskan perjalan ke Solo, Jawa Tengah, Senin (9/8) pagi.

Senin pagi, Baasyir meninggalkan pesantren tersebut untuk ke Solo. Akan tetapi, baru saja sampai di Kota Banjar, Tim Mabes Polri yang mengincarnya sejak Sabtu, menghentikan perjalanan Baasyir, tepat di halaman Markas Polresta Banjar. (A-112/das)***

Baca Juga

Atlet Dayung yang Tenggelam Ditemukan Tewas

KARAWANG, (PR).-Jenazah atlet dayung, Tarmizi Taher (23) yang tenggelam di arena dayung Cipule, di Kampung Cipule, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang akhirnya ditemukan warga yang sedang memancing di lokasi tak jauh dari terbaliknya perahu pada Senin 29 Agustus 2016 malam sekir

Petani Bingung Tentukan Pola Tanam

PALABUHANRATU, (PR).- Anomali cuaca membuat petani di selatan Kabupaten Sukabumi bingung dalam menentukan pola tanam. Mereka takut mengalami kerugian lebih besar setelah hasil panen kedua pada Juli lalu gagal total akibat serangan hama.