Harga Kebutuhan Pokok Mulai Melambung
NGAMPRAH, (PRLM).- Menjelang bulan Puasa, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Makro, Kecil, dan Menengah akan menggelar operasi pasar. Operasi itu dilakukan ke pasar-pasar di Kabupaten Bandung Barat untuk menjaga stabilitas harga dan mengecek ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang cenderung langka dan harganya melambung saat bulan Puasa.
”Pengecekan ke pasar harus dilakukan karena sudah menjadi tren, menjelang Ramadan, barang kebutuhan terutama sembako (sembilan bahan pokok-red.) cenderung meningkat dan harga naik,” kata Bupati Bandung Barat Abubakar.
Menurut Abubakar, khusus untuk beras, harga dapat dijaga agar stabil karena ketersediaan bisa tercukupi dari hasil produksi para petani di Kabupaten Bandung Barat selain berkoordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog).
”Harga beras secara matematis bisa tercukupi dengan produksi sendiri. Namun, untuk sembako lain, memang harus ada operasi pasar. Pemantauan dan program operasi pasar murah ini sudah diprogramkan dinas perdagangan,” kata Abubakar.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Bandung Barat Wetti Lembanawati mengatakan, harga sembako di Kabupaten Bandung Barat belum meningkat dengan persentase tinggi. Namun, kata dia, Dinas Perdagangan sudah memprogramkan untuk menggelar operasi pasar beberapa hari
sebelum Puasa dimulai.
Selain operasi pasar, kata Wetti, Dinas Perdagangan juga akan menggelar bazar murah pada pertengahan bulan puasa. Tempatnya akan ada di satu titik yang bisa dijangkau oleh warga di lima belas kecamatan, meski belum ditetapkan.
”Bazar akan menjual pakaian dan sembako dengan harga murah, terutama bahan membuat kue seperti terigu, gula pasir, mentega, dan minyak goreng,” kata Wetti. (A-168/A-147)***
Komentar
- 19 menit 42 detik lalu
- 52 menit 5 detik lalu
- 1 jam 31 menit lalu
- 1 jam 55 menit lalu
- 1 jam 59 menit lalu
- 2 jam 6 menit lalu
- 2 jam 8 menit lalu
- 2 jam 11 menit lalu
- 2 jam 12 menit lalu
- 2 jam 44 menit lalu

Tambah Komentar