Anggotanya Malas, DPRD Depok akan Beri Sanksi Tegas
DEPOK- (PRLM).- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok, Rintis Yanto mengatakan pihaknya akan memberi sanksi tegas pada anggotanya yang malas hadir dalam rapat paripurna. Ia mengatakan hal ini berlaku untuk anggota dewan yang tak datang tanpa keterangan sakit atau izin cuti.
“Tanggal 5 Agustus nanti, kita akan selesaikan masa sidang ke-dua,” katanya di kantor DPRD Depok, Kota Kembang. “ Setelah itu, kita akan masuki masa reses dan nantinya di masa ini Badan Kehormatan (BK) akan memberikan data disiplin anggota,”.kata Rintis, di DPRD Kota Depok, Kamis (29/7).
Ia menuturkan, jika ada anggota DPRD yang terbukti malas menghadiri rapat, mereka akan dikenai sanksi hingga Pergantian Antar Waktu (PAW). Ini terjadi jika anggota mangkir sidang hingga enam kali berturut-turut. Namun, dikatakannya, selama ini anggota yang hadir selalu mencapai 90 persen. Ia
mengatakan ini terjadi karena dalam aturan tata tertib yang ada di DPRD Depok, pihaknya menghitung kehadiran anggota berdasar kemunculan fisik.“Bukan sekadar tanda tangan, seperti yang berlaku di DPR RI,” ujarnya.
Sementara itu, Rintis menerangkan dalam masa sidang ke-dua ini, DPRD Depok telah menyelesaikan beberapa Raperda seperti Pajak Daerah dan Jamkesda. Sayangnya, Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Wali Kota Depok tahun anggaran 2010 belum bisa diselesaikan.
“Karena audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum sampai ke kita, kita tak bisa selesaikan LPJ,” jelasnya. “ Ini terjadi hampir di seluruh Jawa Barat.” (A-163/das)***
Anggota DPR dipilih rakyat,
Anggota DPR dipilih rakyat, maka rakyat juga yang harus menurunkannya, jangan berharap sama partainya, mereka setali tiga uang, cari untung dari membodohi rakyat. Sekarang rakyatnya juga harus ngerti kalau yang milih artinya yang nurunin.
Kita serukan untuk mencopot julukan "terhormat", cukup anggota dewan saja, karena mereka berperilaku terhormat.
Memang masih ada anggota dewan yang masih baik, tapi mohon maaf karena ulah anggota yang lain membuat rakyat mencap seluruh anggota karena DPR adalah seluruh anggota!
Pemerintah, ulama, Elemen masyarakat jadi saksi sekarang, mengapa golput menjadi pilihan tepat!.
Bukan rakyat yang diminta pengertian untuk tidak golput, tapi wakil rakyat yang harus memperbaiki diri supaya bisa dipercaya.
Masa gitu aja kagak ngerti, katanya orang pinter.
... ternyata g***k semua ..!!
" kalau Anggota Kehormatan
" kalau Anggota Kehormatan tidak menghormati aturan dewan Kehormatan mau gemana mereka mengormati, menerima aspirasi rakyat, padahal mereka diangkat menjadi wakil rakyat oleh rakyat dan padahal katanya untuk rakyat. tapi rakyat yang mana .... kalau begitu......." yach mudah-mudahan semua anggota kehormatan menjadi orang yang soleh semua deh biar yang diwakilinya juga menjadi orang - orang yang soleh dan ga sombong..... .amiiiiiiiiin. "
Post new comment