SMKN 1 Soreang Masih Numpang di SMKN 1 Katapang

SEJUMLAH siswa kelas X SMKN 1 Soreang berlajar di Laboratorium Bahasa di SMKN 1 Katapang, Jln. Ceuri, Desa/Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Selasa (27/7). Kegiatan belajar-mengajar (KBM) siswa SMKN 1 Soreang dilakukan dari sore hingga malam karena t
USEP USMAN NASRULLOH/PRLM
SEJUMLAH siswa kelas X SMKN 1 Soreang berlajar di Laboratorium Bahasa di SMKN 1 Katapang, Jln. Ceuri, Desa/Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Selasa (27/7). Kegiatan belajar-mengajar (KBM) siswa SMKN 1 Soreang dilakukan dari sore hingga malam karena tempat belajar masih menumpang di Gedung SMKN 1 Katapang yang digunakan dari pagi hingga siang. Jumlah peminat ke SMK tiap tahun meningkat, namun belum diiringi dengan fasilitas seperti gedung dan laboratorium.*

SOREANG,(PRLM).-SMKN 1 Soreang sampai dua tahun ini belum memiliki gedung tersendiri sehingga masih menumpang di SMKN 1 Katapang. Pemkab Bandung masih mencari lahan meski sebelumnya diwacanakan lahan SMKN 1 Soreang dengan memanfaatkan fasilitas umum Perumnas Bumi Parahyangan Kencana.

"SMKN 1 Soreang dibuka pada tahun ajaran 2009/2010 dengan jumlah siswa 180 siswa dengan lima program keahlian," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMKN 1 Soreang, Ayi Rohmat Sumirat, S.Pd, di ruang kerjanya. Rabu (28/7).

Minat lulusan SMP/MTs untuk ke SMK cukup tinggi sehingga pada tahun ini SMKN 1 Soreang juga menerima 180 siswa dari jumlah peminat 379 orang. "Hanya, kami masih terhambat dengan belum memiliki gedung tersendiri sehingga jam masuk 14.00 WIB sampai 19.20 WIB. Meski belajar sampai malam hari, namun kami lihat para siswa tetap bersemangat," katanya.

Untuk praktikum siswa juga masih memakai fasilitas SMKN 1 Katapang baik program keahlian otomotif, permesinan, komputer jaringan, elektronika industri, dan teknik pencelupan tekstil. "Program keahlian SMKN 1 Soreang masih sama dengan SMKN 1 Katapang. Namun bisa saja setelah memiliki gedung sendiri akan berbeda program keahliannya," ucapnya.(A-71/kur)***

Baca Juga

Menpora Apresiasi Perlakuan Pemkot Bandung terhadap Pemuda

BANDUNG, (PR).- Bersama Malang dan Palu, Kota Bandung ditetapkan sebagai percontohan Kota Layak Pemuda oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Inisiasi Kota Layak Pemuda diharapkan mendapat perhatian dalam penganggaran dalam APBN maupun APBD.

1300 Peserta Ikuti Pasanggiri Angklung Jabar 2016

BANDUNG,(PR).- Pengakuan The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) terhadap angklung merupakan kebanggaan sekaligus tanggungjawab besar bagi semua pihak.

Truk Terperosok, Jalan Mohammad Toha Tersendat

BANDUNG,(PR).-Bermaksud menghindari tabrakan dengan sepeda motor, truk keramik B 9310 EI terperosok masuk ke bekas galian kabel. Arus lalu lintas di Jalan Mohammad Toha tersendat akibat terhalang sebagian badan truk.