Pasien Operasi Tumor Rahang, Wantini, Berangsur Pulih

SISWA NIRMALA/"PRLM"
SISWA NIRMALA/"PRLM"
DOKTER spesialis bedah mulut Rumah Sakit Imannuel Bandung, Borman Sumaji (kiri) mendampingi pasien penderita tumor rahang, Wantini (32), di Rumah Sakit Immanuel, Bandung.*

BANDUNG, (PRLM).- Pasien operasi tumor rahang, Wantini (32), sudah bisa kembali berbicara dan berjalan dengan normal. Operasi yang dilaluinya minggu lalu terbukti tidak memberikan efek apapun. Wantini adalah warga asal Dumai, Riau, yang menderita Ossifying fibroma (tumor rahang yang bersifat jinak dan tumbuh lambat) selama enam tahun.

Tumor yang bersarang di bagian tengah rahang bawahnya itu telah diangkat melalui operasi reseksi mandibula (pemotongan tulang mandibula) dan rekonstruksi dengan tulang Iliac (tulang panggul) beserta pembuluh darah deep circumflex iliac arteri (DCIA), Senin (4/7), di Rumah Sakit Immanuel, Bandung.

Pada operasi tersebut, tulang rahangnya dipotong sepanjang tujuh sentimeter dan direkontruksi menggunakan tulang panggulnya. Teknik operasi tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Indonesia.

Ketua tim dokter spesialis bedah Rumah Sakit Imannuel Bandung yang menangani operasi itu, Borman Sumaji, mengatakan biasanya rahang yang dipotong diganti dengan plat dari titanium.

“Adapun operasi rekonstruksi tulang, umumnya itu menggunakan tulang kaki. Tulang panggul baru kali ini,” katanya, Jumat (9/7), ketika ditemui di ruangannya. Rekonstruksi dengan tulang kaki biasanya berpengaruh pada kaki pasien, tidak bisa berjalan normal. Dengan rekonstruksi tulang panggul, tidak ada efek pada kesehatan pasien.

Operasi tersebut melibatkan dua dokter spesialis tumor asal Cina Hanwei Peng, dan Guo Kai Peng; serta tiga dokter spesialis bedah mulut Rumah Sakit Immanuel Borman Sumaji, Marzela Mega Lestari, dan Melita.

Tumor rahang merupakan penyakit yang cukup jarang terjadi. Dalam satu tahun, hanya terjadi 10 kasus tumor rahang. (CA-08/das)***

Komentari di Facebook !
Customize This