Tour de France 2010, Mark Cavendish Juara Etape V
MONTARGIS,(PRLM).- Para sprinter kembali beraksi di akhir etape V balap sepeda Tour de France dari Epernay ke Montargis sejauh 187,5 km Kamis (8/7) setelah tiga pembalap yang melakukan “break away” tertangkap pada 4 km terakhir.
Kali ini giliran Mark Cavendish (HTC Columbia/inggris) yang mencapai finis terdepan dengan waktu 4 jam 30 menit 50 detik mengalahkan Gerald Ciolek (Milram) di posisi kedua dan Edvald Boasson Hagen (Sky) ketiga, rombongan besar juga finis dengan waktu sama seperti Cavendish.
Dengan demikian klasemen umum setelah etape V tidak mengalami perubahan berarti karena rombongan besar mencapai finis bersamaan, Fabian Cancellara (Saxo Bank.swiss) tak tergoyahkan sebagai pemegang kaus kuning, unggul 23 detik atas Geraint Thomas (Sky) sebagai “runner up”, ketiga Cadel Evans (BMC) + 39 detik.
Cavendish yang tahun lalu merajai adu sprint TdF 2010 menyatakan amat gembira untuk akhirnya bisa memenangi etape V. “ Akhirnya saya bisa memenangi adu sprint, kondisi fisik sudah semakin baik dan ini motivasi untuk etape rute datar selanjutnya,” ujar Cavendish usai finis.
Seperti juga pada setiap etape sebelumnya upaya “break away” selalu dilakukan oleh para pembalap oportunis meski upaya melepaskan diri dari rombongan besar ini hampir selalui kandas, tertangkap kembali menjelang finis. Meski sulit “break away” bisa sukses hingga finis tanpa terkejar, para oportnis akan selalu berupaya “break away” karena dengan hanya ikut larut dalam satu rombongan besar, sama seperti jadi pelengkap dalam suatu lomba sebesar TdF tanpa ada peluang bisa menuai hasil.
Di etape V, dari Espernay ke Montargis sejauh 187,5 km masih di di wilayah penghasil minuman Chmpagne terkemuka Prancis, upaya “break away” terjadi beberapa kali dan tiga pembalap akhirnya berhasil melepaskan diri dari peleton utama sejak km 50 yaitu Jurgen Van de Walle ( Quick Step), Julien El Farez (Cofidis) dan Jose Ivan Gutierrez (Caisse d’Epargne). Keunggulan ketiganya mencapai 5 menit pada km. 70 , namun memasuki km. 160, keunggulan melorot tinggal 1 menit 40 detik.
Kecepatan peleton terus meningkat pada 20 km terakhir karena tim Lampre, HTC Columbia dan Cervelo berkepentingan menempatkan sprinternya untuk memenangi etape V. Tim Lampre yang telah memenangi dua etape melalui adu sprint oleh Alessandro Petacchi berupaya kembali menguasai etape V, demikan juga tim HTC Columbia dengan sprinter terkemuka Mark Cavendish yang belum kebagian memenangi etape berupaya keras untuk mengusai etape ini, sementara pemegang kaus hijau (“king of sprint) Thor Hushovd (Cervelo) yang merebut etape III juga berupaya mengulang sukses di etape III. Tak ketiggalan sprinter Spanyol, Oscar Freire (Rabobank),Robbie McEwen (Katusha/Australia) dan Tyler Farrar (Garmin/AS)
Peluang juara tujuh kali TdF Lance Armstrong (RadioShack) untuk bisa memuncaki podium lagi seperti di masa jayanya saat TdF 2010 memasuki finis akhir di Paris 25 Juli nanti, mengalami kemunduran akibat Armstrong mengalami kempes ban di etape III ketika melewati rute terbuat dari batu (“coble stones) sehingga kehilangan waktu penting terhadap beberapa pesaing utamanya.
Setelah etape V, posisi Armstrong di klasemen umum berada di urutan ke-18 (+ 2 menit 30 detik) dari Cancellara pemegang kaus kuning, sementara beberapa pesaing utamanya untuk perebutan kaus kuning posisinya lebih baik. Diantaranya Cadel Evans (BMC) di urutan ketiga + 39 dtk, Andy Schleck (Saxo Bank) keenam + 1 menit 09 detik, Alexandre Vinoukorov (Astana) kedelapan + 1 menit 31 dtk., Alberto Contador (Astana) kesembilan + 1 menit 40 dtk.
Dengan kondisi usia Armstrong yang kini 38 tahun, akan semakin berat bagi pembalap veteran asal Texas, AS ini untuk bisa mengejar defisit waktu atas pesaing utamanya.“Akan semakin berat peluang Lance untuk bisa memenuhi targetnya menjadi juara TdF untuk kedelapan kalinya, paling realistis masuk tiga besar lagi seperti tahun lalu karena faktor usia dan kemampuan pembalap unggulan usia muda semakin meningkat, tapi Lance adalah master soal taktik lomba, jadi peluangnya tetap terbuka,” ungkap Eddy Merckx mantan juara 5 kali TdF asal Belgia.
Armstrong sendiri mengakui peluangnya semakin berat seperti di ungkapnya pada Eurosport. “ Kempes ban saat melalui rute “coble stones” di estape III menambah berat tugas saya untuk mengejar defisit waktu, tapi kalau kita terus berupaya selalu ada peluang, jadi saya akan terus “fight” di setiap etape sambil mencari peluang,” ujarnya.
Jumat (9/7) etape VI Montargis ke Gueugnon 227 km menempuh rute datar terakhir sebelum tanjakan pegunungan Alpen mulai etape VII.
Sementara klasemen umum hingga etape V: 1. Fabian Cancellara (Saxo bank/Swiss) 22 jam 59 menit 45 detik , 2. Gerant Thomas (Sky /Inggris) + 23 dtk., 3. Cadel Evans (BMC/Australia) + 39 dtk., 4. Ryder Hesjedal (Garmin/Kanada) + 46 dtk., 5. Sylvain Chavanel (Quik Step/Prancis) + 1 menit 01 detik. (BK/kur) ***
Post new comment