2.000 Karya Seni Terkumpul di "Jambore Tunas Nusantara 2010"

SUMEDANG,(PRLM).- Sekitar 2.000 karya seni berupa Iptek, dan kerajinan tangan dari berbagai daerah berhasil terkumpul pada acara “Jambore Karya Tunas Nusantara 2010”, di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Sumedang, Jumat (2/7). Karya seni ini dibawa oleh para peserta Jambore yang mewakili 33 Provinsi se-Indonesia.

“Indonesia tidak akan menjadi negara dan bangsa yang lebih baik lagi jika generasi mudanya berhenti berkarya. Kami ingin memberikan nafas baru bagi Indonesia dengan melahirkan tunas-tunas Nusantara yang inovatif dan kreatif melalui karya mereka untuk memajukan Indonesia dan membawa harum nama bangsa di dunia internasional,” ujar Marcella Zalianty sebagai penggagas acara Jambore "Karya Tunas Nusantara 2010".

Menurut Marcella, panitia jambore menyeleksi kurang lebih 5.000 pendaftar dengan ketat berdasarkan karya dan ide mereka yang inovatif, kreatif, orisinal dan memiliki potensi sebagai kontributor dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

“Kami ingin ide kreatif para peserta tidak terhenti hanya sebatas gagasan semata. Seharusnya gagasan tersebut dapat dituangkan kedalam konsep. Setelah itu, dapat direalisasikan dalam bentuk karya yang dapat memandirikan mereka dan memiliki kemanfaatan tidak hanya untuk diri sendiri tetapi seluruh masyarakat, juga bangsa dan negara,”ungkap artis yang pernah meraih piala citra tersebut.

Hal senada dikatakan Olivia Zalianty, selaku Seksi Acara “Jambore Karya Tunas Nusantara 2010”, yang percaya bahwa dengan berkarya bisa menunjukkan totalitas seseorang dalam mengerjakan sesuatu.”Misalnya, ada peserta dari Yogyakarta yang membuat laptop dari kayu dengan keyboardnya bertuliskan huruf sansekerta jawa. Unik sekali tapi juga mengandung unsur pesan yang ingin dia sampaikan,” tutur Olivia.

Menurut dia, dari semua karya seni yang terkumpul akan diseleksi menjadi 300 di hari pertama, 100 di hari kedua dan hari terakhir tinggal menyisakan 10 karya seni. “Saya dibantu oleh anggota penilai karya peserta sebanyak 10 orang. Mereka dengan teliti akan menentukkan karya yang terunik, terkreatif, serta terorisinal,” ujar Olivia menambahkan.

Olivia mengungkapkan, kegiatan jambore ini sebagai sarana yang dapat memfasilitasi karya para remaja sekaligus mengisi masa liburan sekolah dengan memberikan pembekalan kepada para peserta dan hal-hal positif lainya seperti menghadirkan para motivator. “Kami mengundang Khofifah Indar Parawansa, seorang cendekiawan yang sejak muda aktif di berbagai kepemudaan dan pernah menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” kata Olivia.

Selain itu, tokoh lain seperti Aburizal Bakrie agar para remaja juga mendapatkan pembekalan berupa wawasan, ilmu baik dari sisi moral, spiritual, pendidikan juga dunia usaha agar mereka terus semangat untuk ikut berperan dalam membangun Indonesia melalui Ide-ide inovatif mereka. (CA-05/das)***

Baca Juga

razia lalu lintas

Langgar Aturan Lalu Lintas Dihukum Baca Alquran

RUSMANA (43), warga Selakaso, Desa Cikaret, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi mengaku sangat terharu ketika terjaring razia Satlantas Polres Sukabumi Kota. Ia tidak ditilang, ia justru dihukum baca Alquran.

Ridwan Kamil Tinjau Progres RISA

GARUT, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meninjau progres pembangunan bantuan rumah tapak untuk korban bencana alam di Garut. Rumah bantuan tersebut diberinama RISA (Rumah Instan Sehat dan Aman).