SMAN 1 Margahayu Buka Kelas Akselerasi

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- SMAN 1 Margahayu menjadi sekolah satu-satunya di Kab. Bandung yang mengadakan program akselerasi (percepatan) sehingga seorang siswa bisa lulus SMA dalam waktu dua tahun.

“Kami tidak membuat kelas khusus akselerasi karena nanti terkesan eksklusif. Namun, semua siswa tetap masuk kelas reguler lalu pada semester II diadakan tes untuk menjaring siswa-siswa yang mampu masuk program akselerasi,” kata Kepala SMAN 1 Margahayu, Drs. Amin Wijaya, M.Pd, di ruang kerjanya, Rabu (23/6).

Menurut Amin, rata-rata setiap tahun jumlah siswa program akselerasi maksimal 10 orang. “Pada tahun ini kami meluluskan lima orang siswa program akselerasi,” katanya.

Mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur prestasi non akademik maupun keluarga miskin, menurut Amin, disediakan masing-masing 10 persen. "Pendaftaran jalur prestasi mulai 15-19 Juni lalu, sedangkan jalur keluarga miskin mulai 28 Juni," katanya.

Pendaftaran jalur prestasi langsung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bandung lalu disebarkan ke masing-masing sekolah. "Rencananya SMAN 1 Margahayu akan menerima 288 orang dengan jalur prestasi non akademik 28 orang dan jalur gakin 28 orang," ujarnya. (A-71/das)***

Baca Juga

Polres Bandung Razia 43 Orang Terduga Permanisme

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Kepolisian Resor (Polres) Bandung menggelar razia terhadap aksi premanisme di wilayah Kabupaten Bandung. Dari hasil gelaran razia tersebut, Polres Bandung menjaring 43 orang yang diduga melakukan aksi premanisme.

Lettu Sus Candra Lulusan Terbaik Kursus Guru Militer

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Lettu Sus Candra W, ditetapkan sebagai siswa lulusan terbaik pendidikan Kursus Guru Militer Perwira(Susgumilpa) Angkatan ke-46 dari 29 perwira siswa. Pendidikan dilaksanakan selama empat bulan di Skadron Pendidikan (Skadik) 201 Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab.

Pemkab Bandung Dapat Tambahan Dana Desa dari Pusat

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Kabupaten Bandung mendapat dana tambangan dana desa dari pemerintah pusat sehingga menjadi Rp 87,13 miliar dari semula Rp 54 miliar.

Guru Militer Punya Tanggung Jawab Moral Tinggi

BANDUNG RAYA

SOREANG,(PRLM).- Kepala Dinas Logistik Letkol Kal Suhendro saat membuka pendidikan Kursus Guru Militer Perwira (Susgumilpa) Angkatan ke-47, mengatakan, profesi dan peran guru militer memiliki peran penting dan menjadi ujung tombak dalam sebuah lembaga pendidikan.