Jabar Masih Kekurangan PLKB, Setengah dari Kebutuhan
BANDUNG, (PRLM).- Jawa Barat masih kekurangan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Idealnya, satu desa, satu PLKB. Dengan demikian, dibutuhkan sekitar 5.862 PLKB. Saat ini, jumlah PLKB 2.400 orang.
Demikian disampaikan Sekretaris Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jabar H. Saprudin Hidayat, pada pertemuan konsolidasi pemaduan kebijakan program KB serta perencanaan anggaran pembangunan kependudukan dan KB tahun 2011 di Bandung, Senin (21/6).
“Melalui APBD provinsi, Gubernur Jabar menyediakan sekitar 500 tenaga penggerak desa (TPD). Sedangkan dari APBN disediakan sekitar 250 TPD, sehingga kekurangannya sekitar 2.500 orang," katanya.
Namun, kata Saprudin, tambahan tersebut hanya TPD sehingga BKKBN Prov. Jabar melakukan advokasi ke bupati/ wali kota agar memperhatikan dan menambah PLKB. Di beberapa kab./ kota, sudah ada yang merekrut tenaga lapangan.
Daerah yang kekurangan PLKB, menurut Saprudin, di antaranya Kab. Tasikmalaya, Kab. Purwakarta, dan Kab. Bogor. "Tahun depan seluruh desa di Jabar diharapkan mempunyai PLKB serta Pos KB. Gubernur Jabar juga mengharapkan, agar seluruh desa memiliki bidan. Dengan demikian, ketiganya bisa bekerja secara bersama di lapangan. Bidan sebagai pelaksana pelayanan, PLKB sebagai penggerak, dan Pos KB sebagai institusi masyarakat yang mendorong terlaksana program di desa," tuturnya.
Dalam acara itu, Kepala BKKBN Pusat Sugiri Syarief meminta kepada para Kepala BKKBN Provinsi di Indonesia untuk memperhatikan PLKB dan kader di lapangan, serta meningkatkan jumlah PLKB sehingga memenuhi jumlah ideal. Selain itu, menyediakan pelatihan sebanyak-banyaknya agar kompetensi mereka sesuai dengan tugas dan fungsinya. (A-62/das)***
Untuk suksesnya Program KB
Untuk suksesnya Program KB Nasional, tak ada lagi jalan keluarnya kecuali mengangkat TPD/TPK menjadi pegawai negeri sipil, karena merekalah yang sudah tahu banyak situasi di lapangan dan mohon untuk diperhatikan sebelum ledakan penduduk semakin meningkat
terus jika ada yg ingin
terus jika ada yg ingin berpartisipasi gimana caranya
Post new comment