2.500 Orang Menjadi Warga Negara Baru Australia

MELBOURNE, (PRLM).- Sekitar 2.500 orang telah menjadi warga negara Australia dalam sebuah upacara masal di stadion olah raga terbesar di Melbourne, MCG (Melbourne Cricket Ground).

Seperi dikutip Radio Australia, Minggu (20/6), di dalam stadion tersebut, ribuan orang tersebut berikrar setia kepada Australia
kemarin siang. Para warga negara baru Australia itu kemudian disambut oleh dua tim footbal Australia tertua, Collingwood dan Melbourne, serta para pejabat Departemen Imigrasi.

Warga negara baru Australia berasal dari berbagai negara,di dunia, mulai dari kawasan yang dilanda konflik di Asia dan Afrika, seperti Irak, Iran, Lebanon, Afghanistan, Sudan, Nigeria, Ethiophia, sampai negara Barat yang bebas dari krisis seperti Inggris.

Sejak 1980, Australia berkembang pesat menjadi negara yang sangat multikultural. Sistem ekonomi dan kesejahteraan sosial yang baik di negara tersebut menjadi daya tarik bagi bagi warga dunia dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, kaum profesional, bahkan pencari suaka, untuk menetap di sana.

Sedikit mengenai tim football Australia, jangan diasosiasikan dengan tim sepak bola yang umum dikenal seperti dalam ajang "World Cup" karena keduanya sangat berbeda. Olah raga yang dikenal dengan istilah footy ala Australia itu, memang sengaja dipilih menjadi pengisi acara dalam proses naturalisasi tersebut karena footy hanya ada di Australia dan merupakan olah raga terpopuler di Benua Kangguru itu. Bahkan, menjadi identitas kultural masyarakat Australia. (A-133/A-147)***

Baca Juga

Erdogan Keluarkan Dekrit Reformasi Militer

ANKARA, (PR).- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Minggu 31 Juli 2016, kembali mengeluarkan dekrit untuk ketiga kalinya sejak kudeta gagal 15 Juli 2016 lalu.

KEMENANGAN Hillary Clinton dan Donald Trump  atas rival-rival mereka sejauh ini telah membuat tekanan terhadap keduanya semakin besar.*

Hasil Survei Terbaru, Clinton Ungguli Trump

WASHINGTON, (PR).- Penampilan cemerlang Calon Presiden AS Hillary Clinton dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat (DNC) telah berdampak positif terhadap popularitas mantan menteri luar negeri Amerika tersebut.

London Dijaga 2.800 Polisi Usai Serangan di Russel

LONDON, (PR).- Kepala Kepolisian London Bernard Hogan-Howe, Kamis 4 Agustus 2016, menuturkan, usai terjadinya serangan di Russel yang menewaskan turis Amerika, pihaknya mengerahkan tambahan 600 personel keamanan. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi serangan lainnya.