Opini WTP Banjar Terancam Hilang

BANJAR, (PRLM).- Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang melekat pada Kota Banjar terancam hilang. Pasalnya, pengelolaan anggaran di tiap SKPD dinilai banyak yang tidak beres. Hal itu diketahui langsung Wali Kota Banjar H Herman Sutrisno saat melakukan inspeksi mendadak untuk melihat manajerial pengelolaan keuangan daerah ke sejumlah SKPD di lingkungan Pemkot Banjar, Selasa (15/6).

Hasilnya, diakui Herman, membuat dirinya miris karena melihat ketidakseriusan SKPD dalam mencatat seluruh penggunaan anggaran. Ia mengaku, masih melihat sikap tidak profesional dalam mencatat penggunaan anggaran, misalnya masih ada SKPD yang melakukan pencatatan secara manual.

“Kalau kenyataannya seperti ini, Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian ) untuk pengelolaan keuangan daerah dari BPK terancam turun peringkat menjadi WDP(wajar dengan pengecualian). Padahal Banjar itu menjadi contoh bagi daerah lain. Sekarang saya lebih tahu ternyata kuncinya dari pemimpin SKPD. Sekarang saya tahu mana yang manager dan hanya sekadar employee (pekerja biasa) tanpa pernah memikirkan kualitas pekerjaan,” katanya. (A-112/das)***

Baca Juga

WARGA rela berdesak-desakkan untuk mendapatkan pelayanan akta pencatatan sipil keliling di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Rabu (26/8/2015).*

Pelayanan Publik Buruk Bukti Kurangnya Implementasi HAM

SUMBER, (PR).- Terkendalanya pelayanan publik seringkali disebabkan tidak terimplementasikannya Hak Asasi Manusia di dalam masyarakat. Hal itu terjadi karena minimnya pemahaman aparatur pemerintahan atau masyarakat mengenai HAM.

Penanganan Air Lindi TPA Cipayung tidak Serius

DEPOK, (PR).- Pencemaran Kali Pesanggrahan oleh air lindi yang dibuang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung terus berlangsung. Pantauan "PR", Jumat 3 Juni 2016, air lindi tetap berwarna hitam dan bau kendati telah melewati bak-bak penampungan.