2.862 Guru Sukwan di Cianjur Dapat Insentif

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Sebanyak 2.862 orang guru sukarelawan (sukwan) di lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Cianjur mendapat insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Kamis (10/6). Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, di Pendopo, Pemkab Cianjur.

"Bantuan insentif yang diberikan bila dilihat dari nilainya memang sangat kecil, namun hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab terhadap nasib guru sukwan di Kabupaten Cianjur," kata Bupati. Dia mengharapkan pemberian insentif tersebut bisa memberikan motivasi bagi guru sukwan di lingkungan Kementrian Agama Cianjur.

Sementara Kepala Seksi Madrasah Pendidikan Agama Islam (Mapendais) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Wawan Solihin mengatakan, insentif diberikan kepada guru honorer di lingkungan Kementerian Agama yang sudah mendapatkan NUPTK. Nilai insentifnya Rp 50.000/bulan, dan proses pencairannya per triwulan sehingga menjadi Rp 150.000.

"Dari 3.022 guru honorer, yang sudah mempunyai NUPTK tahun ini sebanyak 2.862 orang, jadi mereka yang mendapat insentif itu. Sisanya sebanyak 160 orang tidak mendapat insentif karena NUPTK-nya masih dalam proses," tambahnya .(A-116/das)***

Baca Juga

Dompet Dhuafa Luncurkan Anjungan Tes Medik

JAWA BARAT

DEPOK, (PRLM).- Lembaga zakat Dompet Dhuafa meluncurkan invoasi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, utamanya kaum dhuafa dengan meluncurkan Anjungan Tes Medik (ATM).

Korban Trafficking di Jabar Turun

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Jumlah korban trafficking asal Provinsi Jawa Barat yang dipulangkan pada pertengahan tahun 2015 ini sebanyak lima orang. Data ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, bahkan dari tahun ke tahun jumlah korban trafficking ini semakin turun.

Budi Bertekad Bersihkan Tasikmalaya dari Miras

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Maraknya peredaran minuman keras (miras) di Kota Tasikmalaya sudah masuk kategori "Darurat Miras". Untuk menekan agar tidak terus meningkat, Pemerintah Kota Tasikmalaya segera mensahkan Perda Pengendalian Minuman Keras.

Peternak Sapi dan Kambing Mulai Sulit Cari Rumput

JAWA BARAT
SONI (43) warga Desa Kadugeda, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan menyabit rumput untuk pakan ternak domba peliharaannya di sekitar Taman Makam Pahlawan Haurduni Kuningan yang berjarak sekitar 6 Kilometer dari desanya itu, beberapa hari yang lalu.

KUNINGAN, (PRLM).- Masyarakat pemelihara sapi, kambing, dan domba di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Kuningan, kini mulai kesulitan mendapatkan rumput hijau untuk pakan ternak tersebut.