2.862 Guru Sukwan di Cianjur Dapat Insentif

CIANJUR, (PRLM).- Sebanyak 2.862 orang guru sukarelawan (sukwan) di lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Cianjur mendapat insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Kamis (10/6). Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, di Pendopo, Pemkab Cianjur.

"Bantuan insentif yang diberikan bila dilihat dari nilainya memang sangat kecil, namun hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab terhadap nasib guru sukwan di Kabupaten Cianjur," kata Bupati. Dia mengharapkan pemberian insentif tersebut bisa memberikan motivasi bagi guru sukwan di lingkungan Kementrian Agama Cianjur.

Sementara Kepala Seksi Madrasah Pendidikan Agama Islam (Mapendais) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Wawan Solihin mengatakan, insentif diberikan kepada guru honorer di lingkungan Kementerian Agama yang sudah mendapatkan NUPTK. Nilai insentifnya Rp 50.000/bulan, dan proses pencairannya per triwulan sehingga menjadi Rp 150.000.

"Dari 3.022 guru honorer, yang sudah mempunyai NUPTK tahun ini sebanyak 2.862 orang, jadi mereka yang mendapat insentif itu. Sisanya sebanyak 160 orang tidak mendapat insentif karena NUPTK-nya masih dalam proses," tambahnya .(A-116/das)***

Baca Juga

Uang Palsu Rp 20.000 Resahkan Warga

TASIKMALAYA, (PR).- sudah sepekan ini, masyarakat Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya diresahkan dengan peredaran uang palsu.

Kecelakaan Lalu Lintas di Cianjur, Lima Orang Luka Berat

CIANJUR, (PR).- Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Kabupaten Cianjur, kali ini terjadi di ruas Jalan Raya Cugenang, Kampung/Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Cianjur, pada Minggu, 6 November 2016. Akibat peristiwa tersebut lima orang luka berat.

DPRD Kuningan Jaring 2 Bakal Calon Wakil Bupati Pendamping Acep

KUNINGAN, (PR).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kuningan menjaring dua orang bakal calon wakil bupati melalui Panitia Pemilihan Wakil Bupati Kuningan sisa masa jabatan tahun 2013-2018 di gedung DPRD Kabupaten Kuningan, Senin 7 November 2016.