Minggu, 19 May, 2013

Dua Orang Tewas Ditusuk Geng Motor

BANDUNG, (PRLM).- Geng motor kembali menebar teror. Kali ini memakan korban tewas yaitu Afif(18) dan Ricky (20). Seorang lagi yaitu Syukur Zebua (18) masih kritis dan dirawat di Instalasi Gawat Darurat RS HS Bandung. Sementara seorang korban lainnya selamat dan masih menjalani pemeriksaan di kepolisian.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan, peristiwa itu terjadi Selasa (8/6) kira-kira pukul 2.00 WIB. Kejadian bermula ketika keempat korban hendak pulang dari daerah Sukajadi dan Gegerkalong. Afif dan Rizky pulang duluan memakai motor Yamaha Nouvo.

Di fly over Pasupati (sekitar Balubur), Afif dan Ricky dicegat sekitar 10 motor yang diduga geng motor. Korban diduga dipaksa menyerahkan kendaraannya tapi berusaha melawan. Pelaku pun menghajar kedua korban memakai golok dan tongkat.

Syukur dan Agus yang datang belakangan, melihat Ricky dan Afif dalam kondisi terkapar di jalan. Keduanya berusaha menolong korban dengan menabrakkan motor ke pelaku. Keduanya juga menjadi sasaran para pelaku yang berjumlah lebih banyak. Namun Agus berhasil meloloskan diri.

Berhasil menghabisi korbannya, para pelaku membawa motor Jupiter Z milik korban. Sementara motor Yamaha Nouvo milik Ricky, tak sempat dibawa.

Afif dan Ricky tewas di tempat. Afif mengalami 1 luka tusukan di dada sedangkan Ricky mendapat 3 luka tusukan di dada. Syukur mengalami dua luka tusukan di bawah tulang iga bagian kiri. Tusukan tersebut mengenai paru-paru Syukur dan kini korban masih dalam perawatan intensif di IGD RSHS. (A-128/A-147)***

basmi basmi tu geng motor

Anonymous's picture

basmi basmi tu geng motor ...
so pisan .

kamarana atuh Polisi teh,

Anonymous's picture

kamarana atuh Polisi teh, hayang disebut tuan Takur

Harus mengenali di sekitar

Anonymous's picture

Harus mengenali di sekitar tempat tinggal kita bibit2nya banyak, seandainya gejala-gejala remaja di sekitar kita mengarah ke geng motor sebaiknya kita arahkan ke yang lebih positif.
Hampir semua tidak menyadari bahkan tanpa disadari ada sedikit kontribusi kita yang menyebab bermunculannya geng motor ini.
Emutan we kusadayana

Polisi Mana Polisi...

Anonymous's picture

Polisi Mana Polisi... Tertidurkah.. Selalu Telat saja.. Atau Takut Melihat segerombolan Motor juga... Haduhhhh.

bandung teh imah urang, naha

Anonymous's picture

bandung teh imah urang, naha di imah sorangan teu aman kieu.. ?? jadi sieun kamana-mana..
kumaha yeuh? kudu massa anu swiping geng motor??

Jigana mah emang kudu ku

Anonymous's picture

Jigana mah emang kudu ku massa di hajar tuh geng motor teh..
TUMAN!!! Geus mah meresahkan.. teu guna oge hirup na..

ya ampyun...again and again

Anonymous's picture

ya ampyun...again and again and again kejadian kayak gini. sbagai urang bandung sya jdi sieun klo pulang terlalu mlm teh. sieun kanu karitu! pak polisi sok atuh ulah eleh ku geng motor!!! klo terbukti bersalah jgn hnya dikasih pembinaan trus kepala dibotakin! hukum penjara seumur hidup org kayak gitu mah! biar jera!!!!!!!!! klo polisi & hukumnya gak tegas hal kayak gini bakal terulang lagi.

saran dri saya pak polisi, coba basmi dgn pendekatan psikologis dgn mengajak berunding terutama pimpinannya buat gak melakukan kejahatan! beri kesadaran bahwa hal yg mreka lakukan itu salah. sya tau gak bakalan gampang tpi slama mau berusaha Insya Allah akan berhasil!

Kajadian anu kieu geus

Anonymous's picture

Kajadian anu kieu geus berulangkali. Gank motor sering nongkrong bergerombol di flyover Pasupati pasti bukan tidak direncanakan. Polisi tau tapi mandul.

Ya Allah sadarkanlah pelaku

Anonymous's picture

Ya Allah sadarkanlah pelaku penusukan dan penganiyaan Sdr. Afif dan Riky oleh genk motor, Pak Polisi kami mohon ada tindakan yang tegas, Hukum pelaku dengan seadil-adilnya, Untuk keluarga yang di tinggalkan semoga Allah memberi ketabahan dan ke Ihlasan. Amiiin.

polisi kudu bisa antisipasi

Anonymous's picture

polisi kudu bisa antisipasi atuhh,,, da geng motor ma sidik jam sakitu beraksina ,, kedah aya patroli malam hari komo malam minggu ma seueur nu karitu teh ,,

KOMENTAR