Sekda Kab, Cianjur Tinjau Pembangunan Pasar Cipanas

CIANJUR, (PRLM).-Proses pembangunan Pasar Cipanas yang menghabiskan biaya sekitar Rp 91 miliar kini hampir rampung. Apabila sesuai rencana, proses pembangunan akan selesai 30 Juni 2010 mendatang.

"Kalau dilihat prosentase, progresnya sekarang sudah mencapai sekitar 96 persen. Kami perkirakan 30 Juni 2010 nanti pembangunan akan selesai. Selanjutnya segera mempersiapkan pembukaan. Insya Allah, peresmiannya akan dilakukan bertepatan dengan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke- 333. Tapi itu tergantung kebijakan Bapak Bupati," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, DR. H. Maskana Sumitra, Drs, SH, M.Si disela sela meninjau lokasi pembangunan pasar Cipanas bersama sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD).

Dia mengatakan hingga saat ini proses pembangunan terus berjalan, tidak menghadapi kendala apapun dalam pelaksanaannya. Namun, perlu diperhatikan nanti adalah proses penempatan para pedagang, maupun tingkat disiplin penggunaan kios-kios yang sudah disediakan.

Ketika disinggung mengenai beban operasional biaya listrik, menurut Maskana, apabila sudah dilakukan serah terima, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur nantinya yang membayar. "Nantinya listrik menjadi beban pemerintah daerah," tambahnya.

Dikatakan, berdirinya lagi bangunan pasar diharapka akan berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat sendiri. "Jadi, perlu ada kerjasama yang baik antar semua pihak, termasuk juga masyarakat. Mudah-mudahan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat sendiri," tuturnya.(A-116/kur)***

Baca Juga

sensus ekonomi, kepala BPS, Suryamin

Jika Petugas Sensus Memungut Biaya, Laporkan!

GARUT, (PR).- Sebanyak 340.000 seluruh petugas sensus BPS mulai melaksanakan sensus ekonomi serentak se-Indonesia sejak 1 Mei sampai dengan 31 Mei 2016. Sementara jumlah petugas sensus di Kabupaten Garut sebanyak 2.747 orang yang disebar ke seluruh wilayah.

JULIA Perez belajar bahasa Palembang untuk kepentingan film "Gending Sriwijaya".*

13 Lagu Dangdut Ini Dilarang Disiarkan di Jawa Barat!

BANDUNG, (PR).- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat menerbitkan Surat Edaran yang isinya melarang 13 lagu dangdut disiarkan di televisi dan radio lokal Jawa Barat. Selain itu, 11 lagu dangdut lainnya hanya boleh disiarkan pada malam hari, mulai pukul 22.00-05.00 WIB.

Harga Tanah di Patimban Langsung Melonjak

SUBANG, (PR).- Harga lahan di Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang semakin melonjak, menyusul adanya kepastian rencana pembangunan pelabuhan internasional. Apabila sebelumnya lahan tambak per hektare tak lebih dari Rp 150 juta, kini harganya sudah dipatok di atas Rp 300 juta.