Pembunuh Berencana Divonis 20 Tahun Penjara

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vonis terhadap terdakwa pembunuhan berencana, Ayi Edi (33) selama 20 tahun penjara dalam sidang putusan yang digelar di PN Bandung, Rabu (26/5). Majelis hakim yang diketuai oleh Hengky Hendrajaya menilai terdakwa terbukti melanggar pasal 339 KUHPidana tentang pembunuhan untuk menguasai suatu barang.

Vonis tersebut lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pintauli yang menuntut seumur hidup dengan mengenakan pasal berlapis, yakni pasal 340, pasal 339, pasal 338 dan pasal 365 KUHPidana.

Dalam pertimbangannya hakim menyebutkan unsur-unsur yang terkait kasus pidana pembunuhan yakni mengenai pelaku dan barang bukti serta korban telah terbukti dalam persidangan. Dan saksi-saksi yang diperiksa di persidangan pun telah memperkuat mengenai pembunuhan tersebut. Dari itulah hakim merasa yakin bahwa terdakwa telah melakukan pembunuhan.

Dalam sidang putusan itu terungkap terdakwa melakukan pembunuhan terhadap korban Didin Sutaryat pada 19 Oktober 2009. Pembunuhan dilakukan terdakwa dengan latar belakang ingin menguasai mobil Ford Everest yang dibawa korban.

Pembunuhan terjadi di jalan buntu menuju Perumahan Sampoerna di Jln. Dr. Setiabudhi. Menggunakan martil, terdakwa memukul kepala belakang korban. Korban yang melawan dengan cara menjambak, bagian pelipisnya dipukul martil oleh terdakwa hingga pingsan.

Dalam keadaan pingsan, leher korban dijerat kabel kopling hingga tewas. Terdakwa selanjutnya memindahkan mayat korban ke bagian belakang mobil. Selanjutnya ia memacu kendaraan ke arah Subang. Di salah satu pom bensin yang dilewati, terdakwa membuang martil.

Dalam perjalanan ke Subang, tepatnya di perkebunan kina di Kp. Cibitung, Desa Cupunagara, Kec. Cisalak, Kab. Subang, tubuh korban dibuang. Sedangkan mobil Ford Everest dijual terdakwa pada Andun seharga Rp 11,5 juta ditambah satu motor merek Honda Karisma. (A-113/das)***

Baca Juga

Anak Yatim Piatu Terima Bantuan Sembako

BANDUNG RAYA
CAMAT Kecamatan Pacet Mochamad Ischaq didampingi Kepala Desa Cikitu, Ade Husein menyerahkan bantuan berupa sembako kepada 100 anak yatim piatu se-Desa Cikitu di GOR Cibutak, Desa Cikitu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Rabu (6/1/2016).*

Menkominfo Kunjungi Lembaga Pengembangan Inovasi

BANDUNG RAYA
MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara (kanan) didampingi Rektor ITB Kadarsah Suryadi memaparkan pandangannya, saat melakukan kunjungan ke Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Jumat (8/1/2016)

Pria Sulit Menggantikan Peran Istri

BANDUNG RAYA

BANDUNG,(PRLM).- Meskipun wanita kerap diidentikkan dengan lemah, namun ternyata wanita paling kuat. Hal itu dibuktikan saat wanita mendidik anak-anaknya maupun mengurus rumah tangga.

Pindah ke Gedung Baru, Pelayanan Masyarakat Malah Bermasalah

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).- Gedung B dan C di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat yang mulai digunakan pada awal tahun ini terkesan dibangun tanpa perencanaan matang. Akibatnya, pelayanan masyarakat di beberapa satuan kerja perangkat daerah malah terganggu.