Polresta Sukabumi Ringkus Kelompok "Slenk"

SUKABUMI, (PRLM).- Polresta Sukabumi kembali berhasil meringkus tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kelompok "Slenk" yang kerap beroperasi di wilayah hukum Polresta Sukabumi, Selasa (24/5). Dari enam pelaku curanmor spesialis motor Yamaha Mio, polisi menyita enam unit motor hasil curian serta tiga buah kunci leter T. Kini, para tersangka berikut barang bukti hasil curian telah diamankan di Mapolresta Sukabumi.

Keenam pelaku curanmor yang kerap meresahkan masyarakat tersebut, terdiri dari, Gus alias Slenk (27), Man alias Ileng (34), Sut alias Jepret (30), Dem alias Ipey (27), Kus alias Unyil (32) dan Mur alias Kenji (25), semuanya asal warga Kp. Cinagen, Desa Cinagen, Kec. Jampang Kulon, Kab. Sukabumi.

Kasat Reskrim Polresta Sukabumi AKP I.G.K Warjana ketika ditemui "PRLM" di Mapolresta Sukabumi, Rabu (26/5) membenarkan keenam pelaku curanmor telah berhasil ditangkap petugas secara terpisah di wilayah Sukabumi. Pelaku curanmor spesialias motor Mio ini lebih dikenal dengan kelompok "Slenk". Mereka sudah melakukan aksi curanmor selama kurang lebih tujuhbelas kali di wilayah Sukabumi.

"Selama ini mereka melakukan aksinya di sejumlah tempat perparkiran di wilayah Sukabumi. Di antaranya, tempat parkir rumah makan, warnet, sekolah-sekolah dan pusat perbelanjaan, " katanya. (A-162/A-147)***

Baca Juga

Nana Supriatna Ditemukan Tewas Mengambang di Kolam

KUNINGAN, (PR).- Nana Supriatna bin Kemon (35) warga Lingkungan Ciketug, RT 4 RW 8, Kelurahan Winduhaji, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, ditemukan tewas mengambang telentang di kolam milik Ayuti (65) di lingkungan tersebut.

Janin Tujuh Bulan Ditemukan Tewas Mengambang

MAJALENGKA,(PR).- Janin berusia 7 bulan ditemukam tewas mengambang di sebuah saluran air di Blok Sinapulo, Desa Jatipamor, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka oleh petani setempat, Senin, 1 Agustus 2016.

Ratusan Guru Swasta Unjuk Rasa di Balai Kota

SUKABUMI, (PR).- Ratusan guru SMP dan SMA sederajat se-Kota Sukabumi, menggelar aksi unjuk rasa, Selasa 2 Agustus 2016. Para guru yang tergabung Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) menggeruduk kantor bupati di Balai Kota Sukabumi di Jalan Syamsudin.