Uni Eropa Bantu Dana Hibah untuk Pendidikan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Uni Eropa memberikan bantuan hibah dana tahap pertama sebanyak 200 juta Euro atau sekitar Rp 2,4 triliun kepada pemerintah Indonesia, untuk mendukung program di sektor pendidikan. Dana hibah ini disalurkan untuk meningkatkan akses, kualitas, dan tata kelola dalam layanan pendidikan dasar secara nasional yang mengacu pada rencana
strategis (renstra) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) 2010-2014.

Penandatanganan perjanjian pendanaan dilakukan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh, dan Komisioner Urusan Pembangunan Komisi Eropa Andris Piebalgs, di Gedung Kementerian Pendidikan Nasional Senayan, Jakarta, Selasa (25/5).

Seusai acara penandatanganan, Mendiknas mengatakan, dana hibah ini akan digunakan untuk penguatan program pendidikan, meliputi akses, kualitas, dan tata kelola pendidikan. ”Ini grant bukan loan. Kami berterima kasih banyak kepada Uni Eropa yang telah memberikan hibah,” ujarnya.

Menurut M. Nuh, pemerintah Indonesia memiliki komitmen yang sangat jelas terhadap masalah pendidikan, yakni dengan
mengalokasikan anggaran dua puluh persen dari anggaran belanja negara. Selain itu, pemerintah Indonesia pada 2009-2014 meletakkan pendidikan sebagai salah satu prioritas di antara prioritas pembangunan yang lain.

”Konsekuensinya, seluruh sumber daya yang kita miliki harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sebab, pendidikan termasuk salah satu program prioritas yang harus kita rampungkan 2009-2014,” katanya menjelaskan.

Komisioner Urusan Pembangunan Komisi Eropa Andris Piebalgs mengatakan, hibah ini merupakan dukungan anggaran yang pertama untuk Indonesia dan terbesar kedua di Asia. ”Dukungan ini menandai tahapan baru dalam memperkuat dan memperluas kemitraan antara Uni Eropa dan Indonesia,” katanya.

Program ini, menurut Piebalgs, didukung oleh Australia (Aus Aid) dan Bank Pembangunan Asia (ADB). Hibah dibagi 180 juta euro untuk dukungan anggaran (budget support) dan 20 juta euro untuk kerja sama analisis dan pengembangan kapasitas. (A-94/A-147)***

Baca Juga

Petugas Amankan Pasangan Bugil di Salon Plus Plus

NASIONAL
JAKARTA, (PRLM).- Panti pijat plus-plus yang berkedok salon berlabel "Pancatunggal" di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan digerebek pihak Kepolisian pada Rabu, (6/1/2016).
 

Kejaksaan Segera Panggil Setya Novanto

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Jaksa Agung HM Prasetyo akhirnya memastikan akan segera memanggil Anggota DPR Setya Novanto. Pemanggilan yang sebelumnya disebut harus berdasarkan persetujuan presiden itu, tidak lagi menunggu persetujuan presiden.

Kepergok Mesum di Lapangan Bola, Pemuda Ini Tewas Dikeroyok

NASIONAL
TANGERANG, (PRLM).- Yedi (35) warga Kampung Semanan Rt 10/10, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat tewas setelah dikeroyok oleh enam orang pada Jum’at 8 Januari kemarin. Yedi yang sempat dilarikan ke RSUD Tangerang akhirnya meninggal pada Sabtu (9/1/2016) siang tadi.
 

BP Batam Dibubarkan, Himad Purelang Siap ke 4 Kementerian

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Masyarakat dari rangkaian pulau-pulau Rempang Galang, Batam Kepulauan Riau (Kepri) yang tergabung didalam organisasi Himpunan Masyarakat Pulau-pulau Rempang Galang (Himad Purelang) akan bersilaturahmi ke empat Kementerian dan ke kantor Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, m