Usaha Beternak Burung Puyuh Makin Diminati

PETERNAK burung puyuh kini kembali bergairah menekuni usahanya. Sementara harga jual telur burung puyuh pun cenderung stabil.*
KODAR SOLIHAT/PRLM
PETERNAK burung puyuh kini kembali bergairah menekuni usahanya. Sementara harga jual telur burung puyuh pun cenderung stabil.*

CIANJUR, (PRLM).-Minat sejumlah masyarakat pedesaan di Kabupaten Cianjur bagian Selatan untuk beternak burung puyuh mengalami kegairahan sejak setahun terakhir. Perkembangan ini menyusul meningkatnya pangsa pasar komoditas tersebut ke pasar Jakarta dan sekitarnya, sehingga harga telur burung puyuh relatif stabil baik kepada para peternak.

Peternak burung puyuh dari Kecamatan Campaka, Cianjur, Eman, Jumat (14/5) mengatakan, perkembangan ini tak terlepas dari serapan konsumen yang menggemari keragaman menu makanan berbahan telur puyuh. Selain itu, makan telur puyuh kembali menjadi keunikan, karena ukurannya kecil dan rasanya gurih.

Beberapa peternak lain, mengatakan melihat adanya tren di kalangan anak muda yang senang bepergian, yang belakangan banyak membawa bekal telur puyuh. Makan burung puyuh rebus dirasakan praktis dimakan, misalnya sambil camping, atau dibakar membuat sate telur.

Oleh sejumlah pedagang asong, telur puyuh sering dijual Rp 1.000,00/lima butir, sedangkan dalam bentuk kemasan, sering dijual Rp 6.000,00-8.500,00/kemasan plastik. Beberapa karyawan toko ritel mengatakan, permintaan telur puyuh relatif stabil, namun pada waktu-waktu tertentu sering meninggi. (A-81/kur) ***

You voted 'senang'.

Baca Juga

Kini Berzakat Bisa Pakai Aplikasi Ponsel

BANDUNG, (PR).- Masyarakat yang akan berzakat, infak-sedekah, serta dana filantropi Islam lainnya, kini akan lebih dimudahkan. Sebuah aplikasi bernama ZakatApp secara resmi diluncurkan Sinergi Foundation, Kamis 15 Juni 2017.

Waspadai Uang Palsu Jelang Lebaran!

JAKARTA, (PR).- Bank Indonesia menyiapkan uang tunai senilai Rp 167 triliun untuk memenuhi kebutuhan lebaran 2017.  Bank Indonesia juga akan bekerja sama dengan Polri dalam memperketat pengawasan peredaran uang palsu.