Jumat, 10 Feb, 2012

Portal Lain Menu

Seorang Jendral Ditembak Mati

BANGKOK, (PRLM).- Seorang jendral pembangkang yang mendukung aksi protes antipemerintah di Thailand ditembak tidak lama setelah batas akhir bagi para pemrotes guna mengosongkan Bangkok berlalu. Khattiya Sawasdipol, yang bisa disebut Seh Daeng atau Komandan Merah, ditembak di bagian kepala dan mengalami luka serius.

Beberapa laporan menyebutkan penembakan Seh Daeng bersamaan waktunya dengan satu insiden ledakan. Beberapa orang diperkirakan menderita luka-luka. Wartawan "BBC" di Bangkok Rachel Harvey mengatakan lampu jalan di sekitar perkemahan sudah dimatikan namun pengunjuk rasa terdengar terus memutar musik keras.

Daerah yang diduduki para pengunjuk rasa selama berminggu-minggu itu berada di pusat kota Bangkok, kawasan bisnis-bisnis, hotel, restoran, dan pusat-pusat perbelanjaan. Akibat insiden terbaru ini, sejumlah orang dilaporkan dilarikan ke rumah sakit tidak jauh dari sana.

Juga ada laporan bahwa ledakan terjadi di dekat salah persimpangan jalan utama, beberapa jam setelah berakhir batas waktu yang ditetapkan oleh pihak berwenang agar Baju Merah meninggalkan kawasan yang mereka duduki tersebut.

Selama beberapa jam menjelang pelaksanaan ultimatum untuk mengisolasi kawasan yang diduduki pengunjuk rasa, pihak berwenang menghentikan angkutan umum dan lalu lintas menuju lokasi yang diduduki belasan ribu pengunjuk rasa Baju Merah.

Samuel Carolus, manajer pemasaran Hote Grand Hyatt Erawan, yang berada di kawasan pendudukan demonstran, mengatakan kepada "BBC" bahwa pihak berwenang tidak membolehkan angkutan kota berhenti di stasiun sekitar distrik itu.

"Mereka menginstruksikan agar kereta tidak beroperasi dan tidak berhenti di tempat tersebut dan juga ada beberapa jalan yang ditutup," kata Samuel.

Menurut manajer asal Indonesia itu- yang diwawancarai sebelum batas waktu pengosongan- dia tidak yakin tentara akan melakukan pemaksaan untuk mengusir para demonstran.

Ditambahkannya, kalaupun pihak berwenang mengambil langkah pengisolasian dalam bentuk pemutusan aliran listrik dan air seperti yang pernah diancamkan sebelumnya, kemungkinan sekali tindakan itu akan dilakukan secara terbatas. (A-147)***

brita nya lumayan kompit

Anonymous's picture

brita nya lumayan kompit

komentarna saraklek kabeh

Anonymous's picture

komentarna saraklek kabeh

hebat

Anonymous's picture

hebat komentarna,pikaseurien...

nembak calon pamajikan mah

Anonymous's picture

nembak calon pamajikan mah ulah atuh kang,,,, kudu ngahargaan ka calon pamajikan,,, lantaran awewe teh mahal.... lamun awewe na salingkuh "Paehan"

Innalillahi wa inna ilahi

Anonymous's picture

Innalillahi wa inna ilahi rojiun...semoga arwah KH. Zaenuddin MZ diterima di sisi Alloh Swt..amien

hidup persib

Anonymous's picture

hidup persib

naon hubunganna jeung persib

Anonymous's picture

naon hubunganna jeung persib

nya eta euweuh

Anonymous's picture

nya eta euweuh

ha..ha....!!!

Anonymous's picture

ha..ha....!!!

ah..., euweuh gawe...nu kieu

Anonymous's picture

ah..., euweuh gawe...nu kieu dikomentaran.......dasar beleougeeeug...!!!

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR