Peternakan Ayam Sentul Kembali Meningkat

MINAT masyarakat terhadap ayam kampung kembali meningkat. Hal tersebut, mendorong sejumlah peternak kembali bergairah menggeluti budidaya ayam kampung.*
KODAR SOLIHAT/PRLM
MINAT masyarakat terhadap ayam kampung kembali meningkat. Hal tersebut, mendorong sejumlah peternak kembali bergairah menggeluti budidaya ayam kampung.*

CIAMIS, (PRLM).- Usaha peternakan ayam Sentul kembali diminati masyarakat peternak di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Majalengka sejak setahun terakhir, seiring meningkatnya kembali minat konsumen mengkonsumsi ayam kampung. Karena perkembangan ini, stok bibit ayam Sentul Umur Sehari (day old chicken/DOC) dan telur ayam Sentul menjadi cepat habis.

Kepala Balai Pengembangan Perbibitan Ternak (BPPT) Unggas Jatiwangi Kab. Majalengka, Dinas Peternakan Jabar, Endang Wahyudin, didampingi Kasi Pengembangan, Djuhaeli, di Majalengka, Senin (10/5) mengatakan, karena besarnya pesanan dibandingkan stok, BPPT Unggas Jatiwangi baru dapat memenuhi pesanan sebanyak 60 persen. Sisanya, para peternak mencari dari sejumlah sesama peternak lagi, namun mereka pun menyimpan untuk kebutuhan sendiri.

Disebutkan, peternakan ayam Sentul merupakan produk plasma nutfah unggas ayam kampung Jabar. Ayam Sentul dapat dimanfaatkan untuk daging maupun telurnya, di mana peningkatan pesanan sangat terlihat dari sejumlah usaha rumah makan di Bandung dan jalur-jalur yang menghubungkan. (A-81/A-147) ***

Baca Juga

Teknologi Broadband Dorong Pariwisata Naik Kelas

JAKARTA, (PR).- Prospek cerah sektor pariwisata menjadi kesempatan bagi Indonesia dalam mengejar ketertinggalan dari negara tetangga seperti Thailand, Malaysia dan Singapura.

Pencipta Snapchat Berbagi Kiat Sukses

DI antara kaum muda, aplikasi Snapchat tentu bukan lagi barang baru. Aplikasi pesan video ini sudah memiliki 170 juta pengguna di seluruh dunia. Adalah Evan Spiegel, sosok anak muda di balik Snapchat.

Apindo Pesimistis Pertumbuhan Ekonomi 2018 Sesuai Target

JAKARTA, (PR).- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memproyeksikan ekonomi Indonesia 2018 akan tumbuh dalam rentang 5,05 persen hingga 5,2 persen. Angka tersebut berada di bawah target pemerintah sebesar 5,4 persen.