Kapal Tempur Prancis Hancurkan Kapal Induk Perompak Somalia

NAIROBI, (PRLM).- Kapal tempur Prancis telah menghancurkan kapal induk perompak, sekitar 480 mil laut sebelah timur pantai Somalia. Demikian dilaporkan Angkatan Laut Uni Eropa, Jumat (30/4).

Jurubicaa Angkatan Laut Uni Eropa, John Harbour, mengatakan kapal tempur Prancis, Nivose, Kamis (29/4), berlayar dan melakukan pencarian kapal-kapal perompak tersebut, namun para perompak ditemukan telah membuang perlengkapan perompakan mereka.

"Kapal tempur Nivose menemukan satu kapal induk dan dua perahu skoci pendukung, di sekitar 480 mil laut dari pantai Somalia. Semua 11 awak di dalam kapal perompak itu telah diangkut ke kapal Nivose, sementara dua perahu penyerang dan kapal induk itu ditenggelamkan," kata Habour dalam satu pernyataan.

Ia mengatakan Angkatan Laut Uni Eropa akan terus melancarkan pengejaran terhadap para perompak dan berusaha membendung aktivitas para perompak tersebut.

Angkatan laut Spanyol pada akhir pekan lalu juga menangkap delapan orang yang diduga perompak di lepas pantai Somalia, sebagai bagian dari misi anti-perompakan Eropa di kawasan itu.

Operasi perompak di lepas pantai Somalia telah meningkatkan serangan pembajakan terhadap kapal di Lautan Hindia dan Teluk Aden dalam beberapa bulan belakangan, yang menghasilkan puluhan juta dolar uang tebusan, meskipun puluhan kapal angkatan laut asing berpatroli di kawasan itu. Harbour mengatakan lebih dari 40 kelompok perompakan yang terganggu dalam dua bulan terakhir tersebut menunjukkan bahwa strategi baru itu sedang berjalan.

Menurut Organisasi Anti-Perampokan Internasional, Biro Maritim Internasional, perompak Somalia telah menyerang kapal asing sebanyak 217 kali pada 2009, meningkat dua kali lipat dibanding pada 2008, yang tercatat 111 kali serangan. (das)***

Baca Juga

Donald Trump Hapus Kebijakan 'Climate Change'

WASHINGTON, (PR).- Dilantik secara resmi sebagai Presiden Amerika Serikat, Jumat, 20 Januari 2017, Donald Trump langsung membuat kejutan. Pria yang menggantikan posisi Barrack Obama tersebut menghilangkan kebijakan program terkait perubahan iklim (climate change) di bawah pemerintahannya.

Ivanka Lebih Populer dari Melania Trump?

IVANKA Trump harus berhadapan dengan rumor bahwa dirinya akan menjadi first lady di negara yang dipimpin ayahnya. Namun ia menyatakan tanggapannya bahwa dengan segala hormat ia menyerahkan keputusan tersebut kepada ibu tirinya, Melania Trump.

Berkat Hakim James Robart, Kebijakan Imigrasi Trump Dibekukan

WASHINGTON, (PR).- Pengadilan federal AS, Minggu 5 Februari 2017, menolak banding dari pemerintahan Presiden Donald Trump yang meminta agar larangan perjalanan yang ditentang hakim federal James Robart pada Jumat pekan lalu kembali diberla