Warga Ancam Tutup Jalan Tambun, Jika tak Segera Diperbaiki
BEKASI, (PRLM).-Warga perumahan Villa Bekasi Indah 1 dan 2, Desa Sumber Jaya, Tambun Selatan, bersama ratusan sopir angkot 16 B, mengancam melakukan aksi unjuk rasa dan menutup jalan jika Pemkab tidak segera memperbaiki jalan yang rusak parah sepanjang hampir 6 kilometer.
Tokoh masyarakat Villa Bekasi Indah 2 Maryono (40) kepada "PRLM", Kamis (15/4) mengatakan, warga dan sopir angkot siap melakukan aksi unjuk rasa menuntut perbaikan jalan penghubung antara Desa Sumber Jaya dengan Desa Jejalen, Tambun Utara yang sudah hancur selama dua tahun.
Sembilan perumahan yang terlintasi jalan rusak yakni, Perumahan Villa Bekasi Indah 1, Villa Bekasi Indah 2, Graha Prima, Taman Raya, Antara, Bekasi Elok, Brimob, Kintamani dan Villa Permata. Imbas dari kerusakan jalan yang tak pernah diperbaiki ini, pengendara sepeda motor kerap kali terjatuh terutama saat jalan rusak tersebut dipenuhi air hujan. Sementara sopir angkot mengeluh, mereka jadi lebih sering mengganti sparepart.
Menurut seorang warga lainya, Suryadi (35), Pemkab Bekasi pernah menjanjikan perbaikan akan dilakukan bulan Maret tahun lalu. Namun, sudah satu tahun dari janji tersebut, belum ada tindakan apa-apa.
Kepala Bidang Pengawasan Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum Kab. Bekasi, Adang menuturkan, anggaran Bina Marga tahun ini mencapai Rp 183,8 miliar. Dari anggaran tersebut, untuk pembangunan jalan yang terakomodir sepanjang 90 km. "Kami minta warga bersabar karena ruas Jalan Tambun Utara dan Tambun Selatan tersebut sebagai salah satu prioritas perbaikan jalan tahun ini. Tinggal tunggu saja pelaksanaanya," katanya. (A-186/das)***
Post new comment