Tiga Balon Walikota Depok dari PKS Dimunculkan

POLITIK

DEPOK, (PRLM).- Tiga nama bakal calon (balon) Walikota Depok dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan bertarung pada Pemilukada 2010 akhirnya dimunculkan. Namun nama ketiga balon walikota tersebut hingga saat ini masih diinisialkan. Di antaranya P, NMI dan MA. ”Ketiga nama itu akan diluncurkan minggu depan untuk dilakukan survei,” ujar Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Depok, Mujtahid Rahman Yadi di sela acara Aksi Donor Darah Pandu Keadilan di Sekretariat DPD PKS, Margonda Raya, Depok, Minggu (11/4).

Menurut Yadi, nama ketiga balon tersebut adalah nama yang telah mendapat rekomendasi dari Dewan Syuro DPP PKS. Minggu depan atau pada Rabu tiga nama tersebut akan segera diputuskan Dewan Syuro DPP, selanjutnya akan dilakukan uji lapangan. “Ketiga nama ini akan dilakukan survey, siapa yang paling unggul di tingkat internal atau eksternal,” ujarnya.

Ia menambahkan, rencananya akan dilakukan survey di lapangan untuk menentukan siapa yang kuat di antara tiga nama tersebut. Siapa yang paling unggul, lanjutnya, tingkat popularitas maupun elektabilitasnya akan diusung. Teknisnya, survey dilakukan secara internal pada 1.768 kader yang memiliki hak suara dari 10 ribu kader PKS di Kota Depok.

Yadi menegaskan, pihaknya akan menyiapkan lembaga Survey yang ditunjuk secara internal. Hanya saja, tutur Yadi, untuk penentuan bobot berapa persen internal dan eksternal tetap dari dewan syuro.

Ketika ditanya siapa untuk calon Wakil Walikota, Yadi menjelaskan, sampai saat ini sudah banyak beberapa nama yang melamar untuk bergabung dengan PKS. Pelamar yang datang untuk mendaftar posisi wakil walikota ada dari independent yang sudah memasang baliho dan dari kalangan artis.

Menurut Yadi, mekanisme penentuan calom Wakil Walikota bisa melalui konvensi dari nama yang masuk atau penunjukkan langsung yang biasa berlaku di PKS. Penunjukan, lanjutnya, bisa terjadi pada mereka yang telah melakukan komunikasi secara intens. (A-163/das)***

Baca Juga

Kisruh Golkar

Mandat Palsu Munas Ancol Libatkan Oknum Kemenkumham?

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).-‎Fraksi Golkar kubu Aburizal Bakrie menyebutkan kasus pemalsuan mandat dalam munas Golkar di Ancol akan menghasilkan satu lagi nama tersangka sehingga total menjadi 3 tersangka.

Komisi II Ajukan Skenario Berbeda

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Sepuluh fraksi di Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat menandatangani kesepakatan tentang skenario solusi bagi partai politik ‎yang mengalami dualisme kepengurusan.

PDIP Salahkan Seskab Soal Utang IMF

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Ada tidaknya hutang Indonesia kepada IMF (international monetary fund) menjadi‎ polemik berkepanjangan. Partai pendukung Pemerintah, PDIP, menyalahkan pejabat di sekitar Presiden, khususnya Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto atas kesalahan pernyataan Presiden Jokowi.

Pimpinan DPR Jadi Panggil KPU

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat memanggil Komisi Pemilihan Umum pada Senin (4/5/2015) mendatang. Bersama Komisi II dan Mendagri, mereka akan membahas rekomendasi panja Komisi II.