Guru Honorer Di Depok Pertanyakan Sumber Honor

JAWA BARAT

DEPOK,(PRLM).-Guru honorer di Kota Depok meminta Dinas Pendidikan menjelaskan darimana sumber honor transport yang dibayarkan kepada guru honor, apakah berasal dari APBD Kota Depok atau bukan. Saat ini para guru honor merasa resah dan mempertanyakan honor transport sebesar Rp 150.000 yang diterimanya setiap bulan.

"Kami perlu kejelasan. Honor transport ini dari APBD Kota Depok atau bukan," kata Ketua Asosiasi Guru Honorer Kota Depok Mahmudin, di ruang kerjanya, Rabu (31/3).

Menurut Mahmudin, pihaknya menginginkan kepastian itu karena dalam pembahasan revisi PP No 48 tahun 2009 yang salah satu pembahasannya adalah guru honorer akan langsung diangkat menjadi PNS asalkan Pemerintah Kota menggaji guru honorer dengan menggunakan dana dari APBD.

Sedangkan penjelasan dari Kepala Bagian Kepegawaian Pemkot Depok Agung Sugih saat hadir di Kantor Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi, bersama DPRD Kota Depok dan ia, Rabu (30/3) bahwa honor transport guru honorer di Kota Depok itu dananya bukan dari APBD. Sedangkan yang menggunakan dana APBD hanyalah tenaga honorer Pemkot Depok sebanyak 110 orang.

"Setahu saya pembayaran honor transport itu melalui SK Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dan itu pasti pakai APBD. Kami ini jadi bingung," tuturnya.

Selain itu, ujar Mahmudin pihaknya juga menginginkan adanya verifikasi data guru honorer antara Disdik Kota Depok dengan Asosiasi Guru Honorer Kota Depok dan Komisi A DPRD Kota Depok. "Kami inginkan verifikasi jumlah guru honorer. Kami takut tidak sama dengan data kami. Jumlah guru honorer di Kota Depok ada 9.500 orang," tandasnya.(A-163/A-50)***

Baca Juga

Tenggelam di Kolam Solemat

Seorang Siswi SMK Menjadi Korban Kegiatan Pramuka

JAWA BARAT
 BISRI MUSTOFA/PRLM

CIANJUR, Kegiatan pramuka para siswa SMK Al Fatma di kolam Solemat Bumi Perkemahan (Buper) Mandala Kitri Cibodas yang menewaskan Rahmi Apriliani (16) siswi Kelas X PB3 itu ternyata tidak memiliki izin dari pihak pengelola Buper.

Bupati Sumedang Mohon Maaf Lewat Istrinya

JAWA BARAT

SUMEDANG, (PRLM).- Bupati Sumedang H. Ade Irawan melalui istrinya Hj Euis Ningsih Ade Irawan memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kab. Sumedang atas penahanan dirinya oleh Kejati Jabar di Lapas Sukamiskin Bandung, Jumat (27/3/2015) lalu.

Satpol PP Kota Sukabumi Musnahkan Ribuan Miras

JAWA BARAT

SUKABUMI, (PRLM).- Ribuan botol minuman keras (Miras) dari berbagai jenis, Rabu (1/4/2015) berhasil dimusnahkan dengan menggunakan stoomwals. Miras yang dimusnahkan merupakan hasil razia yang dilakukan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi dari sejumlah tempat berbeda.

Polres Cianjur Ungkap Kasus Curas dan Curat

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Polres Cianjur kembali berhasil mengungkap aksi kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) yang selama ini meresahkan masyarakat. Setidaknya sembilan tersangka berhasil diamankan berikut sejumlah barang buktinya.