Beredar Video Mesum Siswa SMA di Indramayu

JAWA BARAT
SEORANG warga memperlihatkan adegan video mesum pasangan siswa SMA di Kab.Indramayu dari hp miliknya, Jumat (26/3). Pemeran dalam video mesum itu belakangan diketahui siswa SMAN 1 Losarang dan SMAN 1 Kandanghaur Kab.Indramayu.*
HENDRA SUMIARSA/KC
SEORANG warga memperlihatkan adegan video mesum pasangan siswa SMA di Kab.Indramayu dari hp miliknya, Jumat (26/3). Pemeran dalam video mesum itu belakangan diketahui siswa SMAN 1 Losarang dan SMAN 1 Kandanghaur Kab.Indramayu.*

INDRAMAYU,(PRLM).-Hari terakhir pelaksanaan ujian nasional (UN) di Kab.Indramayu dihebohkan dengan beredarnya adegan mesum dalam video telefon genggam (hp) berdurasi sekira 4 menit. Dalam adegan tersebut, terlihat sepasang siswa SMA sedang melakukan perbuatan tak senonoh di dalam gubug di lokasi wisata laut, Lemahabang (LA) Desa Eretan Kulon Kec.Kandanghaur Kab.Indramayu.

Belakangan terungkap perempuan dalam video mesum itu adalah DRN, siswi Kelas 11 IPS-2 SMA Negeri 1 Losarang Kab.Indramayu. Sedangkan lelakinya, diduga siswa SMA Negeri 1 Kandangkahur Kab.Indramayu.

Beredarnya adegan mesum pasangan siswa SMA tentu saja mengejutkan masyarakat. Pasalnya, video yang diduga sengaja direkam oleh orang tak dikenal itu beredar pada saat pelaksanaan UN di Kab.Indramayu.

Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Losarang yang ditemui "PRLM", Jumat (26/3), mengatakan, video mesum DRN sebenarnya sudah menjadi rahasia umum di kalangan pelajar sejak beberapa hari lalu. Namun para siswa masih banyak yang belum meyakini kalau pemain dalam video mesum itu adalah DRN.

"Sehari-hari DRN dikenal rajin dan tergolong cukup pintar. Kami tentu kaget ketika melihat videonya yang memang benar-benar DRN dengan pasangan lelakinya," ungkap sejumlah siswa.

Berdasarkan pengamatan, adegan dalam video itu terlihat jelas DRN dan pasangan lelakinya melakukan hubungan layaknya suami istri. Ironisnya, praktik mesum keduanya dilakukan dengan masih mengenakan seragam masing-masing sekolah. DRN mengenakan pakaian olah raga lengkap,sedangkan pasangannya mengenakan seragam pramuka lengkap. Adegan mesum itu menurut kabar yang beradar dilakukan disebuah gubuk kosong di kompleks wisata laut LA Desa Eretan Kulon.

Celakanya saat adegan mesum berlangsung, seseorang malah merekam menggunakan video hp lewat celah-celah bilik gubuk. Tidak jelas siapa yang merekam adegan tak senonoh sepasang siswa SMA itu.Sebab saat itu keduanya tidak menyadari kalau dari balik bilik gubuk ada orang yang sengaja mamasang kamera hp merekamnya.

Ironisnya, pascaterbongkarnya praktik mesum DRN dan pasangannya, video tersebut beredar luas di masyarakat.(C-25/kur)***

Baca Juga

Petani Penggarap Pertanyakan Biaya Sewa Lahan Perhutani

JAWA BARAT
PETANI asal Kabupaten Indramayu datangi Pendopo Gedung Negara Majalengka dan Perum Perhutani Majalengka mempertanyakan biaya sewa lahan yang naik mulai tahun ini. Sebelumnya hanya satu karung gabah berisi 50 kg per hektare, kini naik menjadi Rp 2.000.000.

MAJALENGKA,(PRLM).- Puluhan warga asal Indramayu dan warga Desa Sumber, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka datangi Pendopo Gedung Negara dan Kantor Perum Perhutani KPH Majalengka mempertanyakan “tutunggul” (pungutan biaya sewa lahan) terhadap petani penggarap serta meminta agar perum Perhu

Komisi 3 Perintahkan Pertebal Tembok IPAL TPA Cibeureum

JAWA BARAT
Komisi 3 Perintahkan Pertebal Tembok IPAL TPA Cibeureum

BANJAR, (PRLM).- Inspeksi mendadak Komisi 3 DPRD Kota Banjar menemukan pembangunan bak penampung limbah cair Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Cibeureum, Kecamatan/Kota Banjar yang dinilai tidak sesuai dengan perencanaan.

Warga Cisambeng Turun Temurun Jadi Perajin Tempe

JAWA BARAT

MAJALENGKA,(PRLM).- Sejumlah produsen tempe dan tahu di Desa Cisambeng, Kecamatan Palasah, kabupaten Majalengka mengkhawatirkan harga kedelai akan terus meroket seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu hingga mencapai Rp 9.000 per kg.

Rumah Retak-retak Akibat Pergerakan Tanah Musim Kemarau

JAWA BARAT
Rumah Retak-retak Akibat Pergerakan Tanah Musim Kemarau

CIAMIS, (PRLM).- Biasanya kejadian pergerakan atau tanah ambles berlangsung pada saat musim hujan. Akan tetapi hal itu tidak berlaku di wilayah Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, saat kemarau ini setidaknya ada sembilan rumah retak akibat terjadinya pergerakan tanah.